Categories: MIMIKA

Pemkab Mimika Masih Butuh 50 Tenaga Pokja

MIMIKA – Pemerintah Kabupaten Mimika masih membutuhkan sebanyak 50 tenaga aparatur sipil negara (ASN) untuk mengisi kekurangan Kelompok Kerja (Pokja) pada Bagian Pengadaan Barang dan Jasa dalam melaksanakan pekerjaan di tahun anggaran 2025.

Terbatasnya tenaga Pokja saat ini sangat berpengaruh pada program kerja pemerintah daerah yang berhubungan dengan pelelangan.  Akibatnya, pekerjaan-pekerjaan di tahun 2024 banyak yang belum terlaksana dan tidak terserap dengan baik.

Penjabat (Pj) Sekda Mimika, Petrus Yumte mengungkapkan, pemerintah daerah tengah mengambil langkah serius terkait pelaksanaan pekerjaan yang akan dilelang pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah tahun 2025. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Mimika berencana melaksanakan BimbelPokja pada Bagian Pengadaan Barang dan Jasa dalam pekan ini.

“Kita akan merekrut adik-adik muda ASN Mimika, karena kapasitas Pokja kita ini kan sedikit, padahal kan program yang akan dilelang itu besar. Seperti tahun lalu, 400 miliar lebih belanja yang harus dilelang tersendat banyak karena pokja kita sedikit orang. Ini sudah diwajibkan untuk OPD-OPD,” pungkasnya.

Sebelumnya, amanat Penjabat (Pj) Bupati Mimika yang disampaikan oleh Pj. sekda Mimika, Petrus Yumte bahwa Pemerintah akan memberikan insentif kepada Pokja sebesar Rp30 juta per bulan asal sesuai dengan kinerjanya.

Petrus Yumte kembali mengingatkan terkait Bimbel tersebut saat memimpin apel yang diikuti ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pusat Pemerintahan Sp 3 Mimika.

Ia menyebutkan, tujuan Bimbel ini adalah untuk mempercepat program kerja yang akan dilelang pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah tahun 2025.  “Jadi target dari program kelas bimbel singkat ini, kita berharap mendapatkan minimal 50 orang. Dan 50 orang ini nantinya, kita harapkan bisa menghandle program-program yang ada di setiap OPD,” kata Petrus Yumte.

“Kita harapkan dengan program kelas Bimble singkat ini bisa dapat 50 orang. Dengan 50 orang minimal bisa menangani, nanti teknisnya setiap OPD tahu, menghandle berapa Pokja, menggandul berapa program kegiatan supaya mereka bisa cepat,” pungkasnya. (mww/wen)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Dana Perawatan Nihil, Venue PON Papua Mulai Rusak

  Ia menjelaskan, venue peninggalan PON yang berada di bawah pengelolaan Pemprov Papua tersebar di…

4 hours ago

10 Personel Luka-Luka dan 1 Unit Mobil Warga Rusak

  Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, menegaskan bahwa pengamanan kegiatan penyampaian pendapat…

6 hours ago

Dari Rasa Gabut  dan Tanpa Kursus Khusus Bisa Hasilkan Karya Tepat Guna

Tiga siswa Sekolah Negeri Khusus (SNK) Pariwisata Papua, Juan Omar, Dhafin Khairan Abuhari dan Jeskhiel…

7 hours ago

Ribuan Warga Binaan Dapat Remisi, 36 Orang Langsung Bebas

   Dari total penerima tersebut, sebanyak 1.970 orang memperoleh Remisi Umum I (pengurangan masa pidana…

8 hours ago

Kemerdekaan Harus Dirasakan Rakyat Papua

   Ketua DPD PDI Perjuangan Papua, Benhur Tomi Mano (BTM), mengatakan kemerdekaan Indonesia tidak boleh…

9 hours ago

Beda Versi Polisi dan Mahasiswa

   Di satu sisi, Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W.A. Maclarimboen secara tegas membantah…

10 hours ago