

Suasana di Distrik Kwamki Narama, tepatnya di Kampung Amole yang menjadi titik bentrok dua kelompok warga. (Foto: Dokumen Polsek Kwamki Narama).
MIMIKA – Bentrok dua kelompok warga di Distrik Kwamki Narama, Mimika, Papua Tengah yakni kubu Newagelen (atas) dan Dang (bawah) sampai saat ini masih terus berlanjut.
Meski sebelumnya telah dilakukan upaya-upaya untuk mendamaikan kedua kelompok yang terlibat bentrok, namun upaya itu tidak jua membuahkan hasil.
Alhasil, bentrok terus berlanjut hingga telah menelan empat korban jiwa serta puluhan lainnya luka-luka akibat terkena anak panah. Untuk korban meninggal dunia 3 dari kubu Newagelen dan 1 dari Dang.
Berkaitan dengan itu, Kapolres Mimika, AKBP Billyandha Hildiario Budiman meminta Pemerintah Kabupaten Mimika segera membangun tiga pos keamanan sementara yang menjadi hasil rapat forkopimda beberapa waktu lalu untuk menetralisir konflik.
Kapolres menyebutkan bahwa konflik berkepanjangan ini menyebabkan aparat keamanan masih terus disiagakan di lokasi. Di Kwamki Narama, anggota berjaga dan berpatroli secara berkala mulai pagi sampai malam. Kapolres juga menginginkan agar anggota dapat berjaga langsung di lokasi konflik.
Page: 1 2
Pangdam menengaskan, pihaknya tidak melakukan pelarangan ketika ada yang mau putar dan nonton bareng. Bahkan…
Salah satu bahan yang memberikan rasa hangat dan aroma khas pada banyak obat herbal kemasan…
Ya, pria yang biasa disapa Bapa Aing ini menyambangi Kota Jayapura untuk mengikuti kegiatan Konferensi…
Dalam putusannya, Komite Banding PSSI menguatkan keputusan Komite Disiplin PSSI sebelumnya, namun dengan perubahan bentuk…
Enam langkah itu meliputi pelaksanaan operasi pasar murah secara berkala untuk menjaga keterjangkauan harga, inspeksi…
Pertemuan berlangsung penuh harapan dan suasana emosional, karena para tenaga K2 asli Port Numbay merasa…