Keberhasilan program imunisasi tidak hanya bergantung pada tenaga kesehatan, namun diperlukan dukungan dari semua sektor yang ada di Mimika. Mulai dari pemerintah kampung, kelurahan, RT/RW, sekolah, dan orang tua untuk mengedukasi masyarakat dan mendorong anak-anak mengikuti imunisasi, baik di sekolah, Puskesmas, maupun Posyandu.
Karena itu, masyarakat diimbau tidak ragu untuk membawa anak-anak mereka mengikuti imunisasi yang sepenuhnya gratis. “Kami harap masyarakat memahami bahwa imunisasi ini kegiatan rutin tahunan. Kalau cakupan meningkat, maka akan terbentuk kekebalan kelompok (herd immunity) yang bisa mencegah terjadinya wabah penyakit di Mimika,” ungkapnya.
Linus berharap, dengan peningkatan cakupan imunisasi di akhir tahun dapat menekan potensi kejadian luar biasa (KLB) penyakit seperti campak dan polio. (mww/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Capaian ini menjadi momentum penting yang menandai lahirnya generasi baru akademisi dan profesional…
Bupati Mimika Johannes Rettob membenarkan bahwa seluruh aparatur pelayanan dasar telah ditarik ke ibu kota…
Kelompok Khusus menilai pidato pengantar pemerintah daerah masih lebih banyak menjelaskan kinerja keuangan secara…
Pria tersebut diyakini berada di Jayawijaya untuk kepentingan wisata atau menonton event Festival Budaya Lembah…
Abisai mengatakan, kesempatan yang diberikan pemerintah harus dimanfaatkan dengan sungguh-sungguh. Ia meminta para mahasiswa…
Rakor tersebut menjadi forum evaluasi sekaligus upaya memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menekan angka…