

Suasana konferensi pers refleksi akhir tahun di Mapolres Mimika, Jalan Agimuga, Mile 32, Mimika, Papua Tengah, Selasa 30 Desember 2025. (Foto: Cenderawasih Pos/Moh. Wahyu Welerubun).
MIMIKA – Kepolisian Resort (Kapolres) Mimika mengklaim tingkat peredaran narkotika di wilayah Kabupaten Mimika di tahun 2025 mengalami peningkatan.
Menurut data Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Mimika, jumlah kasus tindak pidana narkotika pada tahun 2024 sebanyak 35 kasus, 26 kasus diantaranya telah selesai.
Sedangkan di tahun 2025, kasus tindak pidana narkotika naik hingga mencapai 44 kasus, 33 diantaranya telah selesai. Mengenai hal tersebut, Kapolres Mimika, AKBP Billyandha Hildiario Budiman menyebutkan bahwa Kabupaten Mimika menjadi titik transit narkotika dari luar Mimika ke daerah-daerah tetangga. Biasanya, para pelaku pengedar narkotika kata Kapolres memanfaatkan jasa ekspedisi untuk pengiriman.
“Jadi modusnya mereka menggunakan jasa ekspedisi, dikirim melalui jasa ekspedisi, jadi Timika ini sebagai transit kemudian disebarkan ke kabupaten lain di sekitaran Timika. Jadi paling besar itu modusnya melalui jasa ekspedisi,” terang Kapolres kepada wartawan Selasa (30/12).
Page: 1 2
Penyerahan tersangka dan barang bukti tersebut merupakan bagian dari tahapan akhir proses penyidikan sebelum memasuki…
Polisi sendiri mengetahui adanya kasus pembunuhan ini setelah mendapatkan informasi adanya seseorang dengan menggunakan sepeda…
Padahal ia meyakini Papua adalah tanah injil, tanah perjanjian yang diberkati oleh Tuhan. Namun melihat…
Lonjakan kasus campak di Indonesia kembali menjadi sorotan internasional. Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI)…
“Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap tersangka Erwin, diperoleh keterangan bahwa yang bersangkutan dalam menjalankan aktivitas peredaran…
Salah satu warganet menuliskan bahwa fasilitas di Otonom dibangun menggunakan anggaran negara, bukan milik kelompok…