Atas penangkapan itu, polisi menyita barang bukti berupa 1 paket plastik klip bening sedang berisikan Sabu-sabu dengan berat yang masih dalam proses penimbangan. Kemudian, polisi juga menyita 1 paket warna hitam jasa pengiriman bertuliskan JNE, 2 potong pakaian, 1 plastik pembungkus paket, dan 1 unit ponsel.
Setelah dilakukan pemeriksaan, EAS mengaku bahwa Sabu-sabu tersebut dikirim dari Jakarta untuk diedarkan kembali di wilayah Kabupaten Mimika. Modus yang digunakan yakni dengan menyelipkan Sabu-sabu di antara pakaian dalam paket pengiriman.
“Sabu-sabu tersebut rencananya akan diedarkan dengan sistem tempel di beberapa titik di seputaran Timika, di mana konsumen mengambil barang sesuai lokasi yang ditentukan. Pemasaran dilakukan melalui aplikasi media sosial Instagram,” ucapnya.
Tersangka beserta barang bukti kini telah diamankan di Mapolres Mimika Mile 32 untuk proses hukum lebih lanjut. EAS dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) dan Pasal 112 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.(mww/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Satgas Operasi Damai Cartenz (ODC) 2026 berhasil mengamankan lima orang yang diduga menjadi penghubung sekaligus…
Dalam kunjungan tersebut, Bupati Jayapura Yunus Wonda, bersama Wakil Bupati Jayapura Haris R. Yocku serta…
Saat razia berlangsung, petugas memberhentikan sebuah kendaraan jenis Mitsubishi Triton berwarna silver dengan nomor polisi…
Hal itu pun disampaikan Rismon setelah menemui Wapres Gibran di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Jumat,…
Hasil ini mengukuhkan Persido Dogiyai sebagai juara Grup A dengan koleksi 7 poin, sementara Persemi…
Menurut Yunus Wonda, sensus ekonomi merupakan agenda strategis nasional yang sangat penting dalam menyediakan data…