

Ipda Andre MS (foto:Sulo/Cepos)
MERAUKE– Nasib malang dialami seorang warga di Merauke bernama Suratmi. Pasalnya, kalung emas korban seberat 30 gram berhasil dicopet oleh seorang yang tak dikenalnya saat akan antri untuk membeli minyak tanah. Tak hanya kehilangan kalung emas seberat 30 gram, korban juga mengalami kekerasan. Dimana siku tangan korban retak.
Kasus jambret ini dialami korban di Gang Masjid Al-Barokah, Jalan Gak, Kelurahan Bambu Pemali Merauke, Kamis (36/3) sekira 11.0-0 WIT.
Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga melalui Ps Kasi Humas Ipda Andre MS, membenarkan laporan kejadian tersebut. Ipda Andre menjelaskan kronologi kejadiannya.
Saat itu, korban berniat mengantri minyak tanah yang berjarak kurang lebih 50 meter dari rumah korban. Di pertengahan jalan, korban dihadang oleh pelaku yang saat itu sedang menggunakan sepeda motor dan langsung menarik paksa kalung emas yang sementara digunakan korban.
Tarikan yang keras tersebut membuat korban terjatuh ke aspal, sehingga mengalamio retak pada siku tangan korban. ‘’Teman-teman Reskrim masih melakukan penyelidikan terkait dengan kasus jambret yang dialami korban tersebut,’’ katanya.
Page: 1 2
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (DISBUDPAR) Kabupaten Jayawijaya Engelbert Sorabut, S.Sos mengakui jika Pada H-2…
Penunjukan Asisten yang membidangi perekonomian dan pembangunan ini dilakukan oleh Bupati Markus Mansnembra setelah pejabat…
Dokter Tim Persipura, Benny Surapatty, menjelaskan bahwa MCU ini wajib dilakukan untuk memastikan kondisi fisik…
Lomba gerak jalan menyambut semarah Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di Kabupaten…
Pemerintah Kabupaten Tolikara melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (DPPKB) menggelar Kegiatan Advokasi dan…
Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Papua, L. Christian Sohilait mengatakan, realisasi anggaran sebesar 36 persen tersebut…