Categories: SENTANI

2024, Pemkab Jayapura Siap Terapkan Layanan Berbasis Digital

SENTANI– Asisten III Setda Kabupaten Jayapura John Wicklif Tegai mengatakan,  pada tahun 2024 Pemkab Jayapura siap melakuklan pelayanan  berbasis digital.

“Sistem kinerja di lingkungan Pemkab Jayapura saat ini harus bisa mengikuti perkembangan zaman yang sudah semakin modern dan canggih sehingga dalam melakukan pelayanan dilakukan secara digitalisasi mengikuti perkembangan zaman,”ungkapnya kepada Cenderawasih Pos, kemarin.

Lanjutnya, Pemkab Jayapura telah melakukan kerjasama MoU dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam peningkatan layanan digital di lingkungan ASN Pemkab Jayapura untuk mengoptimalkan dan memberdayakan semua potensi SDM, SDA dan teknologi yang berguna bagi pemerintah dan masyarakat di era digitalisasi saat ini.

Dijelaskan, melalui MoU ini minimal pertama pada tahun 2024 Pemkab Jayapura bisa melakukan replika aplikasi dan lakukan evaluasi resorsis sumber daya yang ada untuk ditingkatkan.

Nantinya akan ada Bimtek dan pendampingan yang diberikan kepada staf ASN di lingkungan Pemkab Jayapura. Dari beberapa OPD apakah nanti dikirim ke Pemprov Jawa Barat untuk ikuti Bimtek/ pendampingan di sana, atau dari narasumber Pemprov Jawa Barat yang didatangkan ke Kabupaten Jayapura.

“Soal bimtek dan pendampingan apakah kita kirim staf admin ke bandung atau kita yang datangkan mereka nanti dari biaya mana yang lebih murah ini yang kita lakukan,”ucapnya.

Diakui, Pemkab Jayapura memilih MoU dengan  Pemprov Jawa Barat.  Secara inovasi memang Pemprov Jawa Barat sudah banyak reward nya dari pemerintah bahwa aplikasinya Sijabar digunakan oleh BKN pusat.

  “Kami berharap melalui kerjasama ini layanan kepegawaian di Pemkab Jayapura bisa semakin maju dan berbasis digital. Saya boleh karena selama ini pelayanan kami katakan 90 persen masih manual, karena masih akses layanan digital di BKN. Sementara di dalam pemerintahan Kabupaten Jayapura masih manual contohnya, semua berkas harus di foto kopi berkas, masukan dalam arsip sehingga ini banyak mengeluarkan anggaran.  Butuh ruang penyimpanan dan banyak kendala jika tidak dibuat secara digital,”jelasnya.(dil/ary)

Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com 

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Seorang Kakek Tewas Tenggelam di Pantai Dok II

  Direktur Polairud Polda Papua, Kombes Pol. Dr. Tri Setyadi Artono, menjelaskan, peristiwa tersebut pertama…

55 minutes ago

Libatkan Semua Jaringan Untuk Tangani Pasien MBG

   Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua, dr. Beeri I.S. Wopari, M.Kes, mengatakan pihaknya mendapat instruksi…

2 hours ago

Masalah Klasik Lapas Narkotika Jayapura Jadi Atensi DPR RI

  Dialog yang berlangsung di dalam Lapas membahas sejumlah isu strategis penyelenggaraan pemasyarakatan di Papua,…

3 hours ago

Akselerasi Mutu Pendidikan, Pengelolaan Dana BOSP Harus Transparan

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kota Jayapura, Rocky Bebena, S.Pd., M.Pd., menegaskan pentingnya akuntabilitas…

4 hours ago

Minat Masyarakat Untuk CKG Masih Minim

  "Puskesmas-puskesmas sudah siap melayani masyarakat yang ingin melakukan CKG namun hingga akhir bulan Juni…

5 hours ago

Usai Kasus Keracunan, Pogram MBG Harus Dievaluasi Total

Peristiwa keracunan Makanan Bergizi Gratis (MBG)  yang terjadi di SMA Negeri 5 Jayapura dan juga…

6 hours ago