Categories: SENTANI

Warga Resah, Judi Sabung Ayam Tak Tersentuh Aparat

JAYAPURA–Warga di Perumahan Puskopad, belakang Stadion Barnabas Youwe Sentani dibuat resah dengan adanya aktivitas judi sabung ayam yang hingga kini masih sering dimainkan. Dengan mengambil lokasi di jejeran rumah yang melewati gang, para pemain judi maupun penonton nampaknya tetap nyaman memainkan tindakan melawan hukum yang bisa  dijerat dengan pasal 303 KUHP ini.

 Warga mengaku sudah pernah menyampaikan ke aparat kepolisian, namun minim respon. “Kami kesal saja sebab kalau mereka main, itu ribut sekali dan yang jelas warga seperti kami yang tak tahu judi ini tentunya resah, sebab ini melawan hukum,” kata salah satu narasumber Cenderawasih Pos yang enggan menyebut namanya, Selasa (28/7). Pria paruh baya ini menyebutkan, jadwal permainan judi sabung ayam ini dilakukan mulai Jumat, Sabtu dan Minggu. 

 “Dulunya hanya Sabtu dan Minggu, tapi kini Jumat juga digelar,” bebernya. Omsetnya sendiri dikatakan bukan kecil, mengingat sekali main informasinya ada uang Rp 400 ribu yang dipotong untuk bandar dan dalam sehari uang bisa berputar bisa mencapai ratusan juta. “Pemainnya bukan hanya dari Sentani tapi ada juga dari Abepura, Waena, Arso, kalau semua kumpul itu bisa hampir 100 orang,”beber sumber tersebut. Yang membuat warga sekitar semakin tak nyaman adalah aktivitas judi ini dilakukan dari pukul 12.00 WIT hingga pukul 17.00 WIT  dan sangat mengganggu karena jika mulai dimainkan terkadang lokasi yang ditutupi pagar seng ini akan dipenuhi dengan kendaraan. 

 Bahkan kendaraan – kendaraan ini terparkir hingga ke badan jalan di gang tersebut. “Kami pernah menegur karena mereka seperti tidak peduli dengan kami yang tinggal di sekitar situ, tapi tidak digubris. Intinya kami mau ini jangan dilakukan di lokasi kami,” beber sumber itu lagi.

 Cenderawasih Pos  yang sempat mendatangi lokasi mengamati jika lokasi permainan judi ini berada disamping bengkel dan disekitar tempat bermain ada beberapa rumah. Terkadang untuk memastikan keamanan, pintu pagar seng ditutup dan banyak sekali motor berjejer di dalam bahkan sampai ke luar. “Kalau kami lihat itu omsetnya cukup besar karena banyak pemainnya dan bisa berjam – jam. Kami hanya kesal kok yang begini–begini tidak ditindak,” sindirnya. Aktivitas judi sabung ayam ini sendiri disebutkan sudah berjalan sejak 2019 lalu, namun sempat terhenti pada awal Maret lalu karena pandemi Covid-19

 Nah aktivitas ini kembali bergulir sebulan terakhir dan semakin meresahkan. Sementara itu, Kapolres Jayapura, AKBP Viktor Mackbon  ketika dikonfirmasi mengaku  belum mengetahui adanya informasi judi sabung ayam tersebut. Namun ia mengaku akan mendalami terlebih dulu informasi tersebut.  “Lokasi mana itu kah? Kapan mereka main? Saya cek dulu info tersebut, betul atau tidak,” singkat Viktor Macbon dikutip dari Whatsappnya. (ade/roy/tho)

newsportal

Recent Posts

Seorang Nelayan Ditemukan Tewas di Bawah Dermaga Poumako

Insiden ini menarik perhatian luas setelah proses penemuan korban disiarkan secara langsung melalui media sosial…

10 hours ago

Sebagian Dokter Spesialis RSUD Merauke Pilih Mogok

Sebagian dokter spesialis Rumah Sakit Daerah (RSUD) Merauke memilih mogok kerja pada Sabtu (9/5). Mereka…

12 hours ago

Hari Ketiga Pencarian Korban Jembatan Putus Belum Membuahkan Hasil

Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Binmas Polres Jayawijaya Iptu. Zabur Esomar pencarian dimulai sejak pukul 08.20…

13 hours ago

Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otsus Papua Kunjungi Kab. Yalimo

Kunjungan rombongan tersebut ke Yalimo didampingi oleh Wakil Gubernur Provinsi Papua Pegunungan Dr. Ones Pahabol. …

14 hours ago

PK-HAM Papua Minta Negara Harus Hadir Untuk Cegah Konflik dan Perlindungan Warga Sipil

Ketua PAK-HAM Papua Dr. Methodius Kossay, SH,.M.Hum, CT,.CMP menyatakan negara harus hadir secara nyata dalam…

15 hours ago

Bentuk Program Ketahanan Pangan Berbasis Lokal Wabub Jayawijaya Panen Ikan Di Silokarno Doga

Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, S.IP, M.KP menyatakan dalam panen raya ikan air tawar, pemerintah…

16 hours ago