Penerima manfaat tersebut sebagian besar berasal dari kalangan peserta didik tingkat SD dan SMP, yang kini memasuki tahun kedua pelaksanaan program. Ia mengakui bahwa secara sistem, pelaksanaan program belum sepenuhnya mencapai 100 persen. Namun, secara umum capaian sudah berada di kisaran 80 persen, dengan sejumlah kendala administratif yang masih dalam proses penyelesaian.
“Kendala yang ada lebih kepada kelengkapan sertifikat, seperti sertifikat laik higiene, sertifikat keamanan pangan, dan sertifikat halal. Semua itu sedang dilengkapi,” jelasnya.
Meski demikian, Djimmy menegaskan bahwa program tersebut terus berjalan dan menunjukkan progres positif, serta diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan gizi masyarakat dan percepatan penurunan stunting di Tanah Papua. (ana/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Ia menjelaskan, tambahan DAU tersebut berkaitan dengan kebutuhan belanja kepegawaian yang belum terselesaikan. Di…
Di sepanjang jalan utama menuju pelabuhan, sejumlah kendaraan datang silih berganti. Di antara suara…
Pantauan media ini, antrean panjang didominasi kaum ibu. Di bawah terik matahari, mereka datang dengan…
Langkah tegas Pemerintah Kota Jayapura tersebut, menurut Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Jayapura,…
Untuk mendata dan menjangkau ratusan anak tersebut, Dinsos memobilisasi 24 kader yang tersebar di berbagai…
Kontra Persis Solo di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Jawa Timur menjadi pembuktian dari pelatih baru…