

Rohaniawan Hindu saat memberikan air suci kepada umat Hindu yang hadir dalam upacara Karya Ngenteng Linggih di Pura Agung Giri Cycloop, Selasa (28/6).( FOTO: Robert Mboik Cepos)
SENTANI- Umat Hindu yang ada di Jayapura melaksanakan kegiatan Upacara Ngenteng Linggih di Pura Agung Giri Cycloop, Selasa (28/6). Upacara dihadiri oleh Plt Dirjen Bimas Hindu Kementerian Agama RI yang juga menjabat sebagai Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali, DR. Komang Sri Marheni, S. Ag, M. Si.
Kepada wartawan usai upacara, dia menyampaikan apresiasi terhadap seluruh umat Hindu di Jayapura, Papua yang terlihat sangat kompak pada saat penyelenggaraan upacara tersebut.
“Kesan saya, ini satu upacara yang dilangsungkan sangat luar biasa dan kita bisa melihat kekompakan umat yang ada di Papua ini untuk mengikuti acara Karya Ngenteng Linggih ini,”ujarnya.
Menurutnya, kekompakan yang ditunjukkan oleh umat Hindu sangat terasa sekali selama pelaksanan upacara Ngenteng Linggih. Dia berharap melalui upacara Karya Ngenteng Linggih ini, di Jayapura Papua ini dapat memberikan manfaat dan tentunya dapat memberikan dampak yang baik bagi umat lainnya. Tidak saja umat yang ada di Jayapura atau Papua, tetapi secara umum umat Hindu yang ada di seluruh Indonesia.
“Semoga ini bisa memberikan dampak yang positif dan baik. Mudah-mudahan melalui Karya Agung ini umat mampu membangun dan menciptakan kerukunan yang lebih baik dan lebih meningkat lagi. Baik itu kerukunan antar umat beragama maupun intern umat beragama, juga antar umat dengan pemerintah. Jadi sinergi kerukunan itu bisa tetap terbangun,” tandasnya. (roy/ary)
Pertamina Patra Niaga menjatuhkan sanksi tegas kepada SPBU 8499902 di kawasan SP2, Kabupaten Mimika, Papua…
Plt Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Merauke Marwiah Ali…
Marthen mengatakan, aset Penjara Boven Digoel telah ditetapkan sebagai salah satu cagar budaya. Namun hingga…
Langkah strategis ini diambil sebagai respons langsung atas temuan dan rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)…
Menteri Pertanian Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman, menyiapkan pengembangan cetak sawah baru seluas 1.000 hektar…
Ancaman tenggelamnya daratan Kampung Nubuai bukan sekadar kekhawatiran tanpa alasan. Berdasarkan penuturan perwakilan Tokoh Pemuda…