Categories: SENTANI

Tambah Libur, ULP Dipotong

Bupati Mathius Awoitauw ( FOTO : Robert Mboik Cepos)

SENTANI-Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw,SE, M.Si  mengingatkan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN)  maupun honorer yang bertugas di lingkungan  Pemkab Jayapura untuk  tidak menambah waktu libur di luar ketentuan yang sudah didiberikan oleh Pemerintah Provinsi Papua.

“Kita bersyukur kepada Pemerintah Provinsi Papua yang telah memberikan libur kurang lebih selama 11 hari. Ini harus dimanfaatkan secara baik kepada seluruh ASN yang berada di Kabupaten Jayapura, jangan lagi menambah waktu libur. Jika  ada yang menambah waktu libur maka sanksinya ULP akan dipotong atau dikurangi,” ungkapnya kepada wartawan, Selasa, (28/5).

Tidak hanya itu, disiplin pegawai juga akan ditegakkan, bisa saja diberikan teguran tertulis bagi mereka yang tidak mematuhi aturan di hari kerja yang sudah diatur. Sebagaimana diketahui,  surat keputusan mengenai libur Lebaran ini sudah dikeluarkan oleh Pemerintah Provinsi Papua mulai dari 30 Mei 2019 hingga 9 Juni 2019. 

Ditanya soal kinerja ASN yang bekerja di Kabupaten Jayapura selama kepemimpinannya,  menurutnya, untuk  memantau seluruh tenaga ASN  yang tersebar hingga ke distrik di Kabupaten Jayapura memang bukan hal yang mudah. Tercatat hingga saat ini, jumlah pegawai yang ada sudah mencapai hampir 5000 orang.

“Tetapi kami sudah bicara  dengan ring satu, ini harus lebih pasti, lebih efektif bagaimana memonitor setiap kegiatan, setiap hari di OPD” ungkapnya.

Oleh karena itu, dia meminta kepada seluruh asisten untuk bertanggungjawab terhadap penilaian dan kinerja serta mengawal kerja dari setiap OPD yang menjadi tanggungjawabnya.  Itu seharusnya dilakukan setiap saat dan harus dilaporkan kepada bupati setiap akhir bulan.” Target apa yang dikerjakan harus jelas indikatornya  setiap minggu,” pungkasnya.(roy/tho)

newsportal

Recent Posts

Gereja Membela Harkat dan Martabat Manusia, Jangan Dinilai Gerakan Politik Praktis

   Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…

9 hours ago

Dorong Penyelesaian Hukum, Jangan Biarkan Pemalangan Jadi Kebiasaan

   Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…

17 hours ago

Polisi Ungkap Hasil Labfor Pecahan Botol di Komnas HAM

   Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…

18 hours ago

Siapkan Konsolidasi Besar Masyarakat Adat Tabi-Mamta

  Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…

20 hours ago

Amankan Kendaraan Dinas, Pemprov Papua Libatkan Jaksa dan BPK

  Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…

21 hours ago

Masa Tanggap Darurat Diperpanjang 7 Hari

   Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…

22 hours ago