Categories: SENTANI

Pergerakan Penumpang di Bandara Sentani Masih Stabil

SENTANI– Sejak maskapai penerbangan Sriwijaya Air membuka langsung penerbangan Wamena-Jakarta tanpa transit di Bandara Sentani tak memberikan pengaruh signifikan terhadap pergerakan penumpang di Bandara Sentani maupun maskapai penerbangan.

Pgs Stakeholder Relation Departemen Head Bandara Sentani, Amsiarni Badalia, menyatakan hingga kini pihaknya belum melihat adanya dampak langsung bagi pergerakan penumpang di Bandara Sentani.

Sementaera itu, Sales Manager Trigana Air Jayapura, Budiono mengungkapkan hingga saat ini tren penumpang masih relatif stabil.

“Dengan adanya penerbangan langsung dari Wamena ke sejumlah rute intra Papua maupun Jakarta, belum berdampak pada penurunan okupansi Trigana. Saat ini kondisi memang agak sepi karena adanya efisiensi perjalanan dinas,” jelas Budiono, Selasa (26/8/2025).

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Buruknya Tata Kelola, Pemanfaatan Aset Pemprov Tak Optimal

Gubernur Papua Matius D. Fakhiri mengatakan, PT Irian Bhakti Mandiri memiliki aset bernilai besar yang…

11 hours ago

Gelombang Tinggi Mengancam Perairan Utara Papua

Peringatan tinggi gelombang tersebut muncul di perairan utara Papua dikarenakan beberapa hari terakhir terpantau signifikan.…

12 hours ago

Jika Papua Utara Jadi, Suka Tidak Suka Harus Diterima

Provinsi baru ini nantinya akan membawahi wilayah adat Saireri, yang mencakup lima kabupaten yaitu; Biak…

12 hours ago

TP3C dan Staf Khusus Diharap Beri Masukan Objektif ke Gubernur

Pelantikan tersebut dilaksanakan setelah tiga bulan masa pemerintahan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua pasca dilantik…

13 hours ago

Komisi X DPR Dorong Perluasan Akses dan Lokasi Sekolah Rakyat di Papua

“Banyak anak di Papua menghadapi hambatan, bukan hanya soal jarak sekolah, tetapi kondisi ekonomi keluarga.…

13 hours ago

Sosok Polisi Bhabinkamtimas yang Jadi “Lentera” di Kampung Terapung

Mesin menderu pelan, membelah air tenang menuju Kampung Enggros, sebuah pemukiman unik yang berdiri di…

14 hours ago