Categories: SENTANI

Daerah Merah Tetap Diberlakukan Protap Kesehatan

Rapat bersama pimpinan OPD dan utusan Universitas Cenderawasih terkait  upaya penanganan Covid-19 di Kabupaten Jayapura di Kantor Bupati Jayapura, Rabu (27/5). (FOTO: Robert Cepos)

Tindaklanjut dari Penerapan New Normal

SENTANI- Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE,M.Si mengatakan, untuk  menindaklanjuti kebijakan Presiden Republik Indonesia  Joko Widodo yang mulai menerapkan new normal terkait penanganan Covid- 19, maka penerapan kebijakan itu di Kabupaten Jayapura  disesuaikan dengan kondisi dan situasi yang ada.

“Di Kabupaten Jayapura ini ada dua atau tiga distrik yang  zona merah. Sehingga mungkin di situ yang masih kita terapkan pembatasan-pembatasan. Sementara distrik lainnya itu kan masih normal, masih hijau, kita batasi ke kota” kata Mathius Awaoitauw kepada media ini, Rabu (27/5).

Sehubungan dengan itu, untuk daerah-daerah yang masih masuk dalam kategori zona hijau sesuai dengan kebijakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura yang mana menggerakkan kembali masyarakat di kampung untuk berkebun, sehingga hal ini yang akan didorong.

“Program ini sebenarnya  sudah ada di  RPJMD. Kita bicara perikanan di pesisir, kakao di dataran rendah seperti Grime. Itu tetap jalan, hanya semangat  dan keseriusan kita yang lebih ditingkatkan lagi. Masyarakat harus hidup dalam kebiasaan perencanaan yang matang” katanya.

Dalam rangka itu, kata dia, hal ini perlu dilakukan secara masif dan dengan perencanaan yang matang.  Berhubung masyarakat yang ada di kampung saat ini lebih banyak sehingga pembatasan-pembatasan untuk tidak boleh mendatangi kota, itu yang perlu dilakukan sehingga mereka hanya betul-betul beraktivitas di kampung dan bekerja menggarap lahan pertanian.

“Kita juga secara resmi melibatkan Universitas Cendrawasih (Uncen) dan mungkin ke depan beberapa kampung dan distrik akan didampingi langsung oleh Uncen,” ungkapnya.

Untuk itu, dia meminta kepada seluruh organisasi perangkat daerah yang terkait, supaya saat ini bukan waktunya lagi bekerja di masing-masing sektor. Harus ada kolaborasi sesuai dengan bidang dan Tupoksinya untuk mencapai target tersebut. Kemudian yang paling penting juga partisipasi dari masyarakat kampung itu harus ada seperti pelatihan-pelatihan dan juga penguatan kapasitas.

“Sehingga ada peran dari masyarakat dan juga ada kolaborasi dengan pimpinan OPD. Intinya kita kerja sektor dan kerja tim supaya efektif,” tegas Bupati Jayapura dua periode itu. (roy/tho)

newsportal

Recent Posts

DPRK Jayawijaya Sidak Dinsos dan RSUD Wamena

Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Jayawijaya melalui Komis C melakukan Sidak ke Dinas Sosial untuk…

15 minutes ago

Proposalnya Ditolak ITS, Eh Malah Raih S3 di Berlin

Setahun berikutnya, ia menuntaskan S2 di jurusan Informatika dari kampus yang sama pada 2013. Sejak…

46 minutes ago

Efisiensikan Biaya Operasional Penerbangan, Trigana Batasi Penerimaan Barang Cargo ke Wamena

Aviasi Penerbangan Trigana Air Service saat ini sedang melakukan efisiensi biaya operasional penerbangan yang cukup…

1 hour ago

Pemprov Papua Selatan Bentuk Forum Energi Daerah

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Selatan menggandeng Global Green Growth Institute (GGGI) dan para pemangku kepentingan…

2 hours ago

Longsor di Distrik Walaik Rusak Lahan Pertanian Rumah Warga

Setelah bencana longsor yang terjadi di Distrik Tagineri, Tanggime dan Bolakme (Banjir), kini giliran Distrik…

2 hours ago

Banyak Guru Belum Nikah, Pemkab Merauke Akan Gelar Nikah Massal

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Merauke Romanus Kande Kahol mengatakan, salah satu alasan nikah…

3 hours ago