Sementara itu terkait dengan kendala kesehatan, Sekretaris Dinkes Kabupaten Jayapura, Edward Sihotang menjelaskan terkait dengan penjaringan aspirasi ini banyak hal yang bisa dijaring dan kemudian dilengkapi kebijakan yang ada.
“Menarik yang tadi sudah kita dapat adalah bagaimana anak-anak di Panti Asuhan yang tidak memiliki KK, tetapi bisa dijamin BPJS, Ini salah satu contoh yang kita bisa pastikan masyarakat asli Papua bisa mendapatkan perlindungan, ” terangnya.
Selain itu, terkait, kader Posyandu yang memang masih terus dilakukan sosialisasi bahwa kader posyandu adalah mitra yang berbasis pemberdayaan masyarakat.
“Secara umum kami sudah membagikan apa yang sudah dilakukan oleh pemerintah sehingga apa yang kita kerjakan paling tidak, yang dialami masyarakat sudah masuk dalam kesehatan, ” terangnya. (ana)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Mulai tahun akademik 2026, Unika Fajar Timur Papua dikabarkan mulai membuka pendaftaran mahasiswa baru untuk…
Isu gaji guru honorer Rp300 ribu mengemuka ketika pemerintah berencana mengangkat sekitar 32.000 petugas Satuan…
Surya, salah satu pedagang sayur keliling yang sehari-hari beroperasi menggunakan sepeda motor Supra 125 tua,…
Insiden penembakan terjadi di wilayah areal KM 50 PT Freeport Indonesia. Dari serangan ini dikatakan…
Berdasarkan laporan awal dan keterangan saksi, kejadian bermula saat pelaku diduga memasuki rumah korban secara…
Kapolres Jayapura AKBP Umar Nasatekay, S.I.K., melalui Kasat Reskrim AKP Alamsyah Ali menjelaskan, berdasarkan hasil…