Pihak kepolisian, lanjutnya, telah mengambil langkah antisipasi dengan membatasi aktivitas pelajar agar tetap berada di dalam kelas. Mereka yang ditemukan di luar lingkungan sekolah langsung diamankan.
Selain memanggil orang tua untuk membuat pernyataan, pihak kepolisian juga mengundang guru-guru dari masing-masing sekolah untuk memberikan sanksi dan pembinaan kepada siswa yang terlibat.
Kabag Ops Polres Jayapura, AKP Suheriyono, menambahkan bahwa kasus tawuran antarpelajar bukan pertama kali terjadi.
“Kami mengimbau seluruh sekolah di wilayah Polres Jayapura agar guru dan orang tua bekerja sama dalam mengawasi anak-anak. Kami juga berharap Pemerintah Daerah, tokoh agama, dan tokoh masyarakat ikut berperan aktif memperhatikan kondisi ini,” ujarnya.(ana/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Untuk mencapai pintu rimba, kami memilih menggunakan kendaraan milik warga. Pilihan ini bukan tanpa alasan.…
BPS Provinsi Papua, Emi Puspitarini, di Jayapura, Senin, mengatakan komoditas kayu masih menjadi penyumbang terbesar…
Ia menjelaskan bahwa kawasan hutan bakau di Jayapura, khususnya di wilayah Hamadi hingga Holtekamp, memiliki…
Ujian ini dijadwalkan berlangsung selama empat hari, dimulai sejak, Senin 4 Mei hingga Kamis, 7…
Menurutnya, kelulusan merupakan awal dari harapan baru bagi generasi muda untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang…
Kericuhanpun tak terhindarkan, aparat harus menghindari lemparan batu sambil melepas tembakan gas air mata. Dari…