Pihak kepolisian, lanjutnya, telah mengambil langkah antisipasi dengan membatasi aktivitas pelajar agar tetap berada di dalam kelas. Mereka yang ditemukan di luar lingkungan sekolah langsung diamankan.
Selain memanggil orang tua untuk membuat pernyataan, pihak kepolisian juga mengundang guru-guru dari masing-masing sekolah untuk memberikan sanksi dan pembinaan kepada siswa yang terlibat.
Kabag Ops Polres Jayapura, AKP Suheriyono, menambahkan bahwa kasus tawuran antarpelajar bukan pertama kali terjadi.
“Kami mengimbau seluruh sekolah di wilayah Polres Jayapura agar guru dan orang tua bekerja sama dalam mengawasi anak-anak. Kami juga berharap Pemerintah Daerah, tokoh agama, dan tokoh masyarakat ikut berperan aktif memperhatikan kondisi ini,” ujarnya.(ana/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Akibat kecelakaan tersebut, satu dari sembilan orang Anak Buah Kapal (ABK) yang berada di atas…
Poster yang beredar luas di media sosial tersebut sempat memicu keresahan warga Timika. Narasi di…
Menurut Pangdam, jika tidak ada perubahan, peresmian akan dilakukan pada 5 Oktober mendatang. Khusus…
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Papua menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) Penegakan Peraturan…
Langkah yang dikemas melalui pendekatan humanis ini menyasar dua lembaga pendidikan, yakni SD Pigapu dengan…
Kasus yang turut menyeret nama mantan Sekretaris DPR Papua berinisial JJ tersebut kini memasuki tahap…