Pihak kepolisian, lanjutnya, telah mengambil langkah antisipasi dengan membatasi aktivitas pelajar agar tetap berada di dalam kelas. Mereka yang ditemukan di luar lingkungan sekolah langsung diamankan.
Selain memanggil orang tua untuk membuat pernyataan, pihak kepolisian juga mengundang guru-guru dari masing-masing sekolah untuk memberikan sanksi dan pembinaan kepada siswa yang terlibat.
Kabag Ops Polres Jayapura, AKP Suheriyono, menambahkan bahwa kasus tawuran antarpelajar bukan pertama kali terjadi.
“Kami mengimbau seluruh sekolah di wilayah Polres Jayapura agar guru dan orang tua bekerja sama dalam mengawasi anak-anak. Kami juga berharap Pemerintah Daerah, tokoh agama, dan tokoh masyarakat ikut berperan aktif memperhatikan kondisi ini,” ujarnya.(ana/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Bupati Lanny Jaya Aletinus Yigibalom, S.Pd. membacakan amanat tertulis yang memberikan…
Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri menyebut efisiensi anggaran bagi pemerintah daerah masih berlanjut pada 2027. Para…
Merespon terkait dengan itu, Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, menyatakan bahwa tindakan suspend…
Penegasan tersebut disampaikan menyusul adanya pernyataan dari kelompok yang mengatasnamakan TPNPB yang mengancam akan menggagalkan…
Fakhiri mengatakan, kejadian serupa sebenarnya pernah terjadi di sejumlah daerah. Namun, khusus untuk Papua,…
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan posisi utang pemerintah sebesar Rp10.000 triliun hingga pertengahan 2026 masih terkendali…