“Kami berharap partisipasi dan dukungan orang tua dalam mendorong anak-anaknya supaya rajin masuk sekolah. Memang ada anak- anak yang membantu orang tua di ladang. Tentu tidak masalah, yang penting pada saat masuk sekolah, anak- anaknya diizinkan semua masuk sekolah, sehingga hak mereka menuntut ilmu dan belajar didapatkan dengan baik,”tandasnya.
Eqberth mengaku, jika ada oknum guru atau kepala sekolah tidak berada di tempat tugas tidak mau mengajar maka pihaknya juga memberikan konsekuensi gaji akan di tahan sampai mereka benar-benar sudah masuk bekerja di tempat tugasnya. Hal ini dilakukan supaya ada tanggung jawab dan keadilan bagi semuanya.
Oleh karena itu, ia berpesan kepada semua guru dan kepala sekolah harus tetap selalu berada di tempat tugas walaupun ditempatkan dimana saja, karena Pemkab Jayapura melalui Dinas Pendidikan tidak tutup mata dan tetap memberikan perhatian lebih untuk guru dan kepala sekolah yang mengajar hingga di daerah pelosok Kabupaten Jayapura.(dil/ary)
Page: 1 2
Penanganan kasus pembunuhan Bripda Juventus Edowai yang memicu kericuhan di Kabupaten Dogiyai pada 31 Maret…
Dalam kunjungan tersebut Ketua DPR Papua Denny Bonai didampingi Ketua Komisi IV DPR Papua, Joni…
Pelarangan pemutaran film Pesta Babi di sejumlah daerah dan lingkungan kampus menuai kritik dari kalangan…
Timika dipilih menjadi tuan rumah, menggeser dominasi ibu kota provinsi berkat kelengkapan fasilitas publiknya. Ajang…
ndoafi Kampung Bambar, Distrik Waibu yang juga Ketua Dewan Adat Suku Sentani (DASS), Orgenes Kaway…
Plt Kepala Dinas Kominfo Jayawijaya Imanuel Medlama, S.STP, M.Si menyatakan pemanfaatan hak tayang layanan Informasi…