“Kami berharap partisipasi dan dukungan orang tua dalam mendorong anak-anaknya supaya rajin masuk sekolah. Memang ada anak- anak yang membantu orang tua di ladang. Tentu tidak masalah, yang penting pada saat masuk sekolah, anak- anaknya diizinkan semua masuk sekolah, sehingga hak mereka menuntut ilmu dan belajar didapatkan dengan baik,”tandasnya.
Eqberth mengaku, jika ada oknum guru atau kepala sekolah tidak berada di tempat tugas tidak mau mengajar maka pihaknya juga memberikan konsekuensi gaji akan di tahan sampai mereka benar-benar sudah masuk bekerja di tempat tugasnya. Hal ini dilakukan supaya ada tanggung jawab dan keadilan bagi semuanya.
Oleh karena itu, ia berpesan kepada semua guru dan kepala sekolah harus tetap selalu berada di tempat tugas walaupun ditempatkan dimana saja, karena Pemkab Jayapura melalui Dinas Pendidikan tidak tutup mata dan tetap memberikan perhatian lebih untuk guru dan kepala sekolah yang mengajar hingga di daerah pelosok Kabupaten Jayapura.(dil/ary)
Page: 1 2
Kapolres Jayawijaya melalui kabag Ops AKP Eddy Tohir Sabara menyatakan saat ini ada beberapa kelompok…
Kegiatan pemeriksaan rutin ini mencakup beberapa sasaran utama sikap tampang dan kerapian Pemeriksaan gampol (seragam…
Penyidikan kasus insiden berdarah di perumahan Rafles Residence, Jalan Irigasi Ujung, Mimika, memasuki babak baru.…
Wakil Bupati Yalimo, Yan Kirakla, SPd, meminta aparatur sipil negara (ASN) yang saat ini berada…
- Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Dapil Papua Selatan, Indrajaya menyebutkan bahwa…
Mereka tergabung dalam Komunitas Sepeda Tua Indonesia (KOSTI) Papua Tengah. Di setang sepeda, bendera Merah…