“Kami berharap partisipasi dan dukungan orang tua dalam mendorong anak-anaknya supaya rajin masuk sekolah. Memang ada anak- anak yang membantu orang tua di ladang. Tentu tidak masalah, yang penting pada saat masuk sekolah, anak- anaknya diizinkan semua masuk sekolah, sehingga hak mereka menuntut ilmu dan belajar didapatkan dengan baik,”tandasnya.
Eqberth mengaku, jika ada oknum guru atau kepala sekolah tidak berada di tempat tugas tidak mau mengajar maka pihaknya juga memberikan konsekuensi gaji akan di tahan sampai mereka benar-benar sudah masuk bekerja di tempat tugasnya. Hal ini dilakukan supaya ada tanggung jawab dan keadilan bagi semuanya.
Oleh karena itu, ia berpesan kepada semua guru dan kepala sekolah harus tetap selalu berada di tempat tugas walaupun ditempatkan dimana saja, karena Pemkab Jayapura melalui Dinas Pendidikan tidak tutup mata dan tetap memberikan perhatian lebih untuk guru dan kepala sekolah yang mengajar hingga di daerah pelosok Kabupaten Jayapura.(dil/ary)
Page: 1 2
Dalam konferensi pers yang digelar pada, Sabtu (16/5) di Wamena, para mahasiswa menilai konflik tersebut…
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, kembali mengingatkan seluruh satuan pendidikan di wilayahnya untuk menerapkan prinsip…
Gubernur Papua Mathius Derek Fakhiri menegaskan komitmennya mempercepat pembukaan akses wilayah terpencil di Papua, khususnya…
LL ditangkap karena diduga memiliki narkotika jenis ganja. Penangkapan tersebut bermula dari laporan masyarakat terkait…
Mereka datang bukan untuk konser musik atau pertandingan sepak bola. Mereka datang untuk menonton film…
Fenomena ini dipicu oleh menyusutnya jumlah generasi muda yang menggunakan bahasa ibu dalam kehidupan sehari-hari.Berdasarkan…