Anggota Polsek Depapre mengevakuasi jenazah JFT (31), mahasiswa asal Kampung Kendate, Distrik Depapre, yang ditemukan meninggal dunia di pesisir pantai. JFT diduga meninggal akibat sakit epilepsi, Senin, (25/8) (foto:Humas Polres Jayapura For Cepos)
SENTANI – Warga Kampung Kendate, Distrik Depapre, digemparkan dengan penemuan jasad seorang pria di pesisir pantai pada Senin (25/8) siang. Korban diketahui berinisial JFT (31), mahasiswa asal kampung setempat.
Korban pertama kali ditemukan oleh warga sekitar pukul 11.00 WIT dalam kondisi tidak bernyawa. Penemuan tersebut langsung dilaporkan ke aparat kepolisian.
Kapolsek Depapre IPDA Akhsani Tqwim bersama tim identifikasi dan piket Reskrim Polres Jayapura segera menuju lokasi dengan menggunakan speed boat dari dermaga Polair.
Setibanya di tempat kejadian, tim melakukan pemeriksaan serta pemotretan. Hasil olah TKP tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Page: 1 2
Guntur menjelaskan, kejadian bermula ketika korban didatangi seorang pria yang tidak dikenal dengan alasan…
Pemerintah Kota Jayapura segera mengambil langkah untuk membenahi kondisi Pasar Mama Papua yang saat ini…
Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Pendidikan berkomitmen memperkuat layanan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus. Salah…
Rustan mengatakan, persoalan tersebut diketahui setelah adanya laporan dari masyarakat dan pemberitaan di media…
Pemerintah Kota Jayapura memastikan pembangunan dan penyiapan rumah singgah bagi masyarakat penyandang masalah sosial terus…
Warga Kampung Biak, Kelurahan Abepantai, Distrik Abepura, mengaku jenuh menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi…