Categories: SENTANI

Tahun 2024,  Dinkes Kab Jayapura Terus Intervensi  Turunkan Angka Stunting

SENTANI -Di tahun 2024 ini, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Jayapura masih fokus dengan penanganan stunting. Dimana secara target nasional yang diberikan Presiden Jokowi bahwa angka stunting di Indonesia pada tahun 2024 harus dibawah 14 persen.

Sehingga  Kabupaten Jayapura juga komitmen  menurunkan angka stunting hingga di bawah 14 persen. Hal ini dikatakan Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura Edward Sihotang, kepada wartawan Cenderawasih Pos, Kamis (25/1) kemarin.

Edward menjelaskan, di Kabupaten Jayapura dari data tahun 2023 angka stunting dari tahun- tahun sebelumnya  mengalami  penurunan, karena dilakukan intervensi secara maksimal. Dimana tahun 2023 angka stunting di Kabupaten Jayapura dari perhitungan Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura sudah 11,02 persen sehingga secara target sudah jauh turunnya dari target nasional yang ditargetkan tidak boleh lebih  14 persen.

Walaupun demikian, Dinkes Kabupaten Jayapura tahun 2024  terus melakukan intervensi angka stunting supaya di Kabupaten Jayapura dalam penanganan stunting  benar- benar optimal.

Diakui, untuk penanganan stunting yang dilakukan tahun 2024, Dinkes Kabupaten Jayapura akan memperkuat  proses intervensi, terutama anak- anak stunting dengan pendekatan pemberian makan lokal  tetap dilakukan, tetapi juga dilakukan penambahan dengan memberikan multi vitamin tertentu atau makanan tambahan yang sesuai dengan penelitian, yang dapat memberikan gizi untuk menurunkan stunting cukup signifikan.

“Jadi dari sisi data kami juga  diperkuat dan di bulan Agustus dipastikan bayi- bayi, kita pastikan dilakukan intervensi pelayanan stunting dengan target harapan kita bisa jauh di bawah 11 persen,”ucapnya.

Edward  berharap, intervensi angka stunting di Kabupaten Jayapura tidak hanya tugas Dinas Kesehatan saja, namun OPD teknis lainnya juga wajib membantu, termasuk di tingkat kampung, sehingga dengan kerjasama dan kolaborasi yang baik maka penanganan stunting juga bisa lebih cepat dan mudah.    

Ke depan generasi penerus bangsa juga akan baik karena secara gizi, perkembangan tubuh dan perkembangan otak juga bagus, sehingga bisa menjadi generasi penerus bangsa yang sehat dan cerdas.(dil/ary)

Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com 

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Korupsi Aerosport Mimika Berujung Setoran Rp26,3 Miliar

Kepala Kejaksaan Tinggi Papua, Jefferdian menjelaskan, perkara tersebut berawal dari pembangunan sarana dan prasarana Aerosport…

16 hours ago

Dishub Tolikara Buka Akses Penerbangan Bersubsidi, Empat Distrik Terlayani

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tolikara, Yulius, mengatakan saat ini pihaknya bekerja sama dengan VTE Aviation…

23 hours ago

Ratusan ASN Pemkab Biak Numfor Diwajibkan Ikuti Ujian Profiling

Kepala BKN Regional IX Papua Nur Hasan mengapreiasi langkah yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Biak…

1 day ago

Massa Tolak MBG dan Tuntut Pendidikan Gratis di Tanah Papua

Puluhan orang menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Gubernur Papua Barat Daya, Senin (21/9). Mereka…

1 day ago

74 BTS di Keerom Sudah Mengudara

Akses telekomunikasi di wilayah pelosok Kabupaten Keerom kini semakin terbuka lebar. Sebanyak 74 Base Transceiver…

1 day ago

OPD Diminta Rampungkan RKPD dan RKA Tepat Waktu

Dalam arahannya, Noak Wasanggai menegaskan agar seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah…

1 day ago