

SENTANI-Proyek pembangunan Hotel Tabita, milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura saat ini terhenti. Akibatnya, masuk dalam catatan yang menjadi temuan BPK pada laporan keuangan 2019 Pemerintah Kabupaten Jayapura.
“Kita sedang rekomendasikan untuk mencairkan jaminan pelaksanaan pembangunan Hotel Tabita. Sudah klarifikasi dan sudah menyurat ke Bank Bukopin, sekarang kita menyurat kembali ke PT Krystal supaya segera mengembalikan jaminan pelaksanaan pekerjaan,” kata Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kabupaten Jayapura, Tery Ayomi saat dikonfirmasi media ini melalui sambungan teleponnya, Selasa (25/8).
Dia menjelaskan, jaminan pelaksanaan pekerjaan itu sebesar 5% dari total kontraknya yang sudah ditetapkan. Dana tersebut akan dikembalikan semuanya karena uang itupun disimpan di Bank Bukopin.
“Kita langsung berhadapan dengan Bank Bukopin dan sekarang kita sedang proses. Karena dia yang menyimpan uangnya,” jelasnya.
Sementara itu, untuk kelanjutan proyek pekerjaan Hotel Tabita itu, Pemkab Jayapura melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman akan melakukan lelang ulang.
Prosesnya sekarang sudah disiapkan data-data untuk lelang ulang, akhir bulan Agustus sudah melaksanakan lelang.
“Ini untuk melanjutkan sisa pekerjaan yang sementara ini sedang terhenti. Anggarannya sekitar Rp 48 miliar, itu uang sisa awal kemarin. Kita tagih sisa sesuai progres. Sementara itu untuk kontrak dengan PT Kristal sudah dilakukan pemutusan kontrak kerjasama,” paparnya. (roy/tho)
Menurutnya, perhatian khusus perlu diberikan kepada OPD yang menjalankan pelayanan publik secara langsung. “Program-program…
Anggota DPRK Kota Jayapura, Barend Bartolomeus Taniauw atau akrab disapa Barto, mendorong Pemerintah Kota Jayapura…
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua Pegunungan mendorong penyelenggaraan pekan olahraga daerah atau Porda guna…
Pelaksana Tugas (Plt) Ketua PSSI Papua, Arya Sinulingga, akan melakukan koordinasi dengan pengurus PSSI Papua…
Presiden Direktur NCK, Owen Rahadiyan, mengaku puas terhadap perkembangan permainan tim selama masa pemusatan latihan…
Theo menilai kasus dugaan penyanderaan itu masih belum jelas karena adanya perbedaan informasi antara pihak…