

SENTANI-Nasib naas dialami oleh seorang pengendara motor hHonda CBR tanpa nomor plat yang diketahui sebagai salah satu siswa di SMK Penerbangan Doyo. Siswa yang belum diketahui namanya itu mengalami kecelakaan maut di Jalan Hawai Sentani setelah terlibat tabrakan dengan satu unit mobil sedan tepatnya dipersimpangan jalan menuju Stadion Barnabas Youwe. Peristiwa itu terjadi sekira pukul 08.45 WIT.
Seorang saksi mata, Ibu Marni (40) yang berprofesi sebagai penjual nasi kuning di sekitar Jalan Raya Hawai Sentani menuturkan, kejadian itu bermula ketika satu unit mobil sedan hendak menyebrang ke arah stadion.Mulanya kendaraan itu meluncur dari arah barat.
Pada saat bersamaan saat hendak mobil menyebrang dipersimpangan jalan itu, satu unit motor dari arah timur kota Sentani, yang dikendarai oleh seorang pelajar melaju dengan kecepatan tinggi. Tabrakanpun tidak bisa dihindarkan.
“Memang yang bawa motor ini dalam kecepatan tinggi, sehingga saat mobil menyebrang jalan, dia sudah tidak bisa kendalikan motornya,” jelas Marni kepada Cenderawasih Pos ditempat kejadian, Rabu (23/10)
Akibat kejadian ini, pengendara motor kritis dengan mengalami patah tulang dan sejumlah luka-luka. Sementara sepeda motor mengalami kerusakan yang sangat parah. Melihat kejadian tersebut warga sekitar dan pegemudi sedan, pengendara sepeda motor naas itu langsung dilarikan ke rumah sakit umum daerah Jayapura untuk mendapatkan pertolongan medis.
Pantauan media ini, sesaat setelah kejadian itu, anggota Polantas Polres Jayapura langsung mendatangi TKP.(roy/gin)
Belakangan ini, publik dihadapkan pada sejumlah pertandingan yang memicu tanda tanya, termasuk laga antara Persiba…
ewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kota Jayapura, menyatakan keprihatinan mendalam atas kondisi yang terjadi di sejumlah…
Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Benjamin Paulus Octavianus, menegaskan Papua masih menghadapi beban penyakit menular…
Pemerintah Kota Jayapura menegaskan komitmennya dalam memastikan penyaluran Bantuan Pangan Nasional berjalan tepat sasaran dan…
Bupati Jayapura, Yunus Wonda, meminta masyarakat pemilik hak ulayat tidak lagi melakukan aksi pemalangan, terutama…
"Kemarin itu saat pertemuan memang dirasa ada ketidakadilan sebab kita mendapatkan kuota fiskal untuk otsus…