

Lokasi FDS yang masih terendam rencananya akan ditimbun dalam waktu 40 hari kedepan, Rabu (22/4).
SENTANI – Pemerintah Kabupaten Jayapura memastikan akan segera melanjutkan pekerjaan penimbunan di lokasi yang masih terendam banjir, setelah sempat tertunda akibat proses tender. Asisten I Bidang Pemerintahan Umum Setda Kabupaten Jayapura, Gilberd R. Yakwart, mengatakan keterlambatan terjadi karena adanya proses tender pekerjaan di bidang pertanahan dan pengadaan barang dan jasa.
“Penimbunan sempat tertunda karena proses tender, namun dalam waktu dekat akan segera dilanjutkan,” ujarnya Rabu (22/4).
Ia menjelaskan, kondisi lokasi saat ini masih tergenang air akibat curah hujan yang cukup tinggi dalam beberapa waktu terakhir. Untuk itu, pemerintah telah menyiapkan konsep penimbunan berdasarkan perhitungan ketinggian debit air.
“Debit air sudah diukur oleh BPBD, sehingga penimbunan akan dilakukan di atas batas ketinggian air tersebut, termasuk hingga badan jalan,” jelasnya.
Langkah ini diambil sebagai upaya mengantisipasi potensi banjir susulan, terutama jika curah hujan kembali meningkat.
Gilberd menambahkan, pekerjaan penimbunan ditargetkan berlangsung sekitar 40 hari. Setelah itu, akan dilanjutkan dengan pembangunan infrastruktur pendukung di lokasi tersebut.
Page: 1 2
Karena itu Rustan, mengingatkan para pimpinan OPD bahwa dokumen DPPA yang diterima bukanlah sekadar…
Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Papua Roy Wayoi di Jayapura, Jumat, mengatakan perlindungan lahan…
Selain fokus memperkuat kerja sama antardaerah, Abisai menggarisbawahi pentingnya melibatkan generasi muda dalam upaya…
Wakil Wali Kota Jayapura, Dr. Ir. H. Rustan Saru, MM, menegaskan bahwa Perda…
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua terus meningkatkan pemerataan akses energi dan membenahi tata kelola pertambangan sebagai…
Menurutnya, BOSDA merupakan bantuan khusus kepada sekolah daerah yang pendanaannya bersumber langsung dari Dana…