

SENTANI-Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura yang juga selaku koordinator utama di Posko pelayanan kesehatan pengungsian Gunung Merah Sentani, Kabupaten Jayapura, Khairul Lie mengatakan, saat ini penyakit diare mulai menyerang para pengungsi.
“Yang mulai menonjol adalah penyakit diare, ISPA penyakit malaria,”ungkap Khairul Lie saat ditemui wartawan di Posko kesehatan, Kamis (21/3).
Dia mengatakan, penyakit yang muncul saat ini salah satunya disebabkan karena minimnya sanitasi di daerah pengungsian, ditambah pasokan air bersih sangat minim.
“Di tempat pengungsian seharusnya menyediakan jamban yang cukup,” katanya.
Dia menjelaskan, tentang kekurangan jamban bagi para pengungsi ini, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas PU dan sejauh ini sudah disiapkan sebanyak 15 pintu jamban umum bagi para pengungsi dan itu akan ditambah untuk mendukung fasilitas dan sarana yang dibutuhkan oleh para pengungsi tersebut.
“Di beberapa Posko juga sudah mulai dibangun dan untuk suplai air bersih saat ini sudah mulai lancar,”jelasnya.
Diakui, penyakit diare mulai meningkat. Di hari pertama ditemukan 5 kasus dan hari kedua sebanyak 13 dan di hari ketiga ditemukan 25 kasus.
Selain itu juga penyakit ISPA dan penyakit malara disebabkan alas tidur para pengungsi yang tidak diperhatikan. ” Kami sudah sampaikan ke Posko induk untuk siapkan alas tidur,”pungkasnya. (roy/tho)
Di tengah usia yang semakin senja, pertemuan itu berlangsung sederhana. Para veteran saling menyapa,…
Menurut Axel, berdasarkan informasi yang diperoleh dalam kegiatan Rakernis bersama Densus 88 AT Polri, terdapat…
Setelah hampir empat bulan terhenti akibat pemalangan sekolah, aktivitas belajar mengajar di SD Inpres Kampung…
Ketua Fraksi Kelompok Khusus (Poksus) DPR Papua, Willem Zaman Bonai, menegaskan bahwa masyarakat adat…
Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W. A. Maclarimboen melalui Kasat Resnarkoba Polresta Jayapura…
Sebelas SPPG yang disuspend karena persoalan IPAL berada di Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten…