Yunus Wonda (foto:Priyadi/Cepos)
SENTANI– Bupati Jayapura Yunus Wonda mengakui bahwa penyerapan anggaran fisik dan keuangan pada tahun 2025 belum bisa mencapai 100 persen. Hal ini disebabkan masa kepemimpinan yang baru berjalan setelah dirinya dan Wakil Bupati dilantik pada Mei 2025.
Begitu dilantik, Pemkab Jayapura lebih dulu fokus menyusun dan menetapkan struktur organisasi perangkat daerah (OPD) yang baru. Setelah struktur terbentuk, barulah proses pelelangan dan pelaksanaan program dapat dimulai.
“Kami dilantik bulan Mei, lalu langsung konsentrasi menyusun struktur OPD. Setelah itu baru masuk tahap pelelangan. Sekarang waktu efektif kerja hanya sekitar tiga sampai empat bulan, sehingga mustahil seluruh pekerjaan fisik bisa selesai tepat waktu,” jelasnya, Selasa (19/8).
Menurut Bupati, menyusun program kegiatan fisik membutuhkan proses perencanaan, pelelangan, dan tahapan administrasi lainnya yang harus dilakukan secara hati-hati sesuai aturan.
Page: 1 2
Kecelakaan kerja terjadi di areal perkebunan PT Murni Nusantara Mandiri (MNM), tepatnya di Blok 006–012…
Warga kompleks barak penerangan, Jalan Bhayangkara, Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya, dikejutkan dengan penemuan jenazah seorang…
Pemerintah Kabupaten Jayapura terus mendorong pembangunan infrastruktur sebagai salah satu prioritas pembangunan daerah. Salah satunya…
Bupati Keerom, Piter Gusbager dengan tegas memastikan tidak ada lagi sekolah di Kabupaten Keerom yang…
Bupati Jayawijaya Atenius Murib, SH, MH menyatakan koordinasi dan sinergi antara lembaga ini, diperlukan untuk…
Tim Opsnal Polsek Sentani Timur berhasil mengungkap kasus pencurian kabel tembaga jaringan listrik di Stadion…