Categories: SENTANI

Lanud Silas Papare Diusulkan ke Tipe A

SENTANI-Komandan Lanud Silas Papare  Marsma Dadan Gunawan mengatakan, pihaknya telah mengusulkan pengembangan Lanud Silas Papare menuju Lanud Tipe A dari Tipe B.

“Waktu saya pertama kali ke sini, kami menerima kunjungan kerja kepala staf angkatan udara. Disitu saya sudah memaparkan kepada kepala staf angkatan udara untuk pengembangan Lanud ke depannya,” kata Komandan Lanud Silas Papare, Marsma Dadan Gunawan kepada wartawan di Sentani, Senin (20/9).

Dia mengatakan, adapun rencana pengembangan yang diusulkan pihaknya, yakni  mengusulkan akan ada satu Skadron pesawat helikopter.

Lebih lanjut, dengan adanya rencana pengembangan Lanud Silas Papare itu,  sudah pasti akan ada alutsista,  sehingga pihaknya juga mengusulkan adanya  satu Batalyon Paskhas. Untuk pengamanan Lanud Tipe A yang memiliki alutsista pesawat.

“Jadi Kami mengusulkan selain ada satu Skadron pesawat ada juga satu Batalyon Paskhas.  Ke depannya juga akan diisi oleh satu set Radar,”ujarnya.

Untuk pengembangan Lanud Silas Papare ini pihaknya sudah membuat perencanaan di mana akan menggunakan lahan Lanud Silas Papare yang ada di bagian selatan kawasan Lanud Silas Papare yang sekarang.

“Kita akan buat R Street sepanjang 1500 meter untuk kepentingan lepas landas pesawat helikopter,” ujarnya.

Pihaknya tidak bisa menargetkan kapan usulan tersebut terealisasi dan selesai dibangun.  Dia menjelaskan bahwa sebagai satuan bawah pihaknya hanya menyampaikan dan mengusulkan ke pusat terkait dengan kebutuhan pengembangan Lanud tersebut.

Tentunya itu disesuaikan dengan kebijakan staff di tingkat atas dan disesuaikan dengan keuangan negara.

Diakuinya untuk pembelian pesawat itu sudah ada renstranya,  tinggal untuk realisasinya itu yang belum diketahui kapan bisa terlaksana.

Dia menambahkan,  pertimbangan mengapa di Papua hanya ditempatkan helikopter, hal ini disebabkan karena Medan Papua yang terdiri dari bukit dan lembah yang hanya bisa diakses melalui helikopter untuk memudahkan dalam pelayanan.

“Pengembangan ini tidak ada hubungannya dengan konflik di Papua,  kita hanya melihat saat ini apa sih yang bisa kita lakukan di Papua.  Kebutuhannya karena di sini landasannya pendek-pendek tidak mungkin kita menggunakan Hercules,”tandasnya.(roy/ary)

newsportal

Recent Posts

Jembatan Putus, 7 Orang Tewas Tenggelam

Sanking banyaknya orang menaiki jembatan tersebut akhirnya tali jembatan putus dan 30 an orang tenggelam.…

18 hours ago

Kejari Musnahkan Barang Bukti 62 Perkara Inkracht

Pemusnahan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan eksekusi perkara pidana oleh kejaksaan, tidak hanya terhadap terpidana,…

19 hours ago

Jumlah penduduk Provinsi Papua Capai 1,074 juta

Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua mencatat jumlah penduduk di daerah itu mencapai 1,074 juta…

20 hours ago

Turun ke Lokasi Kebakaran, ABR Pastikan Penanganan Darurat Terpenuhi

Peristiwa kebakaran yang terjadi sekira pukul 15.45 WIT tersebut menghanguskan sedikitnya 10 petak rumah warga.…

20 hours ago

Rupiah Bakal Perkasa Lagi! Bos BI Siapkan 7 Jurus Maut

Langkah-langkah strategis ini telah mendapat lampu hijau dan penguatan langsung dari Presiden. "Kami melaporkan kepada…

21 hours ago

Cegah Bullying dan Rasisme, Sekolah Harus Jadi Tempat Ramah Anak

Komitmen untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang ramah anak ini, diwujudkan Kanwil Ditjenpas melalui kegiatan sosialisasi…

21 hours ago