Categories: SENTANI

Pastikan Berjalan Sesuai Jadwal, Komisi IV DPRP Tinjau Venue PON

Para anggota Komisi IV DPRP saat melakukan kunjungan kerja ke lokasi venue baseball dan softball, Jumat(18/10). ( FOTO : Robert Mboik Cepos)

SENTANI- Anggota Komisi IV dewan perwakilan rakyat Papua (DPRP) melakukan kunjungan kerja ke sejumlah lokasi pembangunan venue Pekan Olahraga Nasional XX 2020 Papua di Kabupaten Jayapura.

Ketua komisi IV DPRD Boy Markus Dawir menjelaskan kunjungan kerja anggota Komisi IV DPRP itu bertujuan untuk memastikan dan mengetahui progres pembangunan sejumlah venue yang akan digunakan untuk pertandingan beberapa cabang olahraga yang nantinya akan diselenggarakan di Kabupaten Jayapura.

“Hari ini kita turun lapangan untuk mengecek sejauh mana perkembangan progres pekerjaan dari sekian venue yang dibangun di Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura. Sehari ini kami fokus berada di Kabupaten Jayapura,” kata Boy Markus Dawir kepada wartawan usai mengunjungi sejumlah venue PON di Kabupaten Jayapura,Jumat (18/10).

Adapun beberapa venue yang ditinjau langsung oleh komisi IV seperti venue olahraga kriket yang berlokasi di Doyo. Dimana dari hasil pemantauannya progress pekerjaannya saat ini sudah cukup baik dan tanpa ada kendala. Kemudian ada juga venue baseball dan softball yang berlokasi di Kompleks AURI, kemudian GOR yang dibangun di lokasi STT GIdI di Sentani dan terakhir stadion utama Papua bangkit.

“Dari progres progresnya sampai hari ini sudah cukup baik. Untuk GOR  dan baseball dan softball di AURI dia mundur 3 bulan dari rencana awal karena sempat ada masalah lokasi. Ini yang kita juga sudah sampaikan supaya bisa dikerjakan cepat,” katanya.

Dia mengatakan peninjauan pekerjaan sejumlah venue ini juga dilakukan menyusul adanya perubahan jumlah cabang olahraga yang akan dipertandingkan di Papua. Yang mana dari 47 cabang olahraga yang direncanakan 10 diantaranya sudah dicoret oleh Presiden dalam rapat kabinet terakhir di Jakarta beberapa waktu lalu. “Sekaligus kita datang untuk mengecek mana yang 37 itu dan mana 10 yang dibuang,”pungkasnya.(roy/gin)

newsportal

Recent Posts

Tiga Penyakit Mematikan Ancam Warga Papua

Akademi Teknologi Laboratorium Medik Papua menyoroti tingginya ancaman tiga penyakit berbahaya di Papua, yakni malaria,…

36 minutes ago

Ratusan Bangunan dan Kendaraan Terbakar

   Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara, S.IK saat memimpin pendataan kerugian material…

2 hours ago

17 Tersangka Diproses, 2 Lainnya Diselesaikan Lewat RJ

Selain menetapkan tersangka, aparat kepolisian juga masih merangkum sejumlah laporan polisi yang masuk pasca insiden…

3 hours ago

TNI Bantah Terlibat Ledakan di Halaman Gereja

Peristiwa ini langsung memicu sorotan tajam lantaran terjadi di lingkungan tempat ibadah, sebuah ruang aman…

4 hours ago

Bupati Intan Jaya Minta TNI/Polri dan TPNPB Tidak Korbankan Warga Sipil

Bupati Intan Jaya, Aner Maisini, menegaskan gereja dan masyarakat sipil tidak boleh menjadi sasaran dalam…

5 hours ago

Bukan Sekedar Ancaman Fisik Tapi Juga Terhadap Simbol dan Martabat Lembaga Keagamaan

Namun bagi jemaat GKI Pengharapan, persoalan itu jauh lebih dalam daripada sekadar soal tanah dan…

6 hours ago