Categories: SENTANI

Usaha Karamba di Danau Sentani Diharapkan Bisa Bantu Kendalikan Inflasi

SENTANI-Potensi Danau Sentani untuk dijadikan usaha karamba ikan air tawar memiliki potensi sangat luar biasa.  Masyarakat Jayapura dalam menikmati ikan tawar Danau Sentani apakah ikan Gastor, ikan mujair, ikan nilai, Ikan lohan banyak sekali, terutama ikan mujair yang dipelihara di keramba.

Melihat potensi tersebut, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Jayapura Delila Giay meminta pemanfaatan Danau Sentani untuk budi daya ikan air tawar melalui keramba harus ditingkatkan dan dikelola dengan baik.

Permintaan ikan tawar di Danau Sentani seperti mujair di pasaran, di restoran dan warung makan sangat tinggi.  Untuk itu, jika potensi budi daya ikan tawar Danau Sentani dilakukan dengan baik, maka bisa meningkatkan perekonomian petani budidaya ikan tawar Danau Sentani maupun pelaku usaha warung makan, restoran dan penjual ikan Danau Sentani di pasaran.

“Dengan permintaan ikan tawar danau Sentani yang tinggi,  tentu ini juga harus jadi perhatian pemerintah soal mengintervensi harga pakan ikan mujair,”ungkapnya.

Pasalnya, harga pakan untuk ikan mujair terus meningkat dan akhirnya harga ikan mujair juga naik yang akhirnya mendukung inflasi di Kabupaten Jayapura. Padahal Pemkab Jayapura bersama TPID Jayapura gencar melakukan pengendalian inflasi.

Oleh karena itu, pemerintah akan selalu mengintervensi harga pakan ikan dan ternak di Kabupaten Jayapura. Bagaimana bahan dasar pakan ikan dan ternak harus ada atau diproduksi di Kabupaten Jayapura, dengan demikian, harga ikan dan pakan ternak bisa terintervensi tanpa harus mengandalkan pakan yang didatangkan dari Jawa.

“Jadi ini tugas kita bersama,  bagaimana saling berkolaborasi mengendalikan inflasi di Kabupaten Jayapura. Semua harus punya peran masing- masing mulai dari pemerintah, pelaku usaha, petani dan yang lain,”ujarnya

Harus ada intervensi pemerintah mengenai harga pakan, sehingga tidak menghambat para petani atau peternak mujair dalam mengembangkan usahanya.

Diakui,harga bukan mujair dari karamba Danau Sentani Rp 80.000/kg dan tingginya harga tersebut disebabkan karena mahalnya pakan ikan. “Kami juga rasa prihatin dengan petani mujair, karena kenaikan harga pakan tidak mempengaruhi harga ikan per kilogram. Harga tetap Rp 80.000/kg,”tandasnya.(ary/dil)

Untuk itu,  Delila meminta kepada  Perangkat Daerah (PD) teknis di Kabupaten Jayapura bisa membina petani mujair di Danau Sentani dengan baik.(dil/ary)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Tipa Isyaratkan Gantung Sepatu

Pemain senior Persipura Jayapura, Yustinus Pae, mulai memberikan sinyal untuk mengakhiri karier profesionalnya sebagai pesepak…

1 hour ago

Ingatkan Pemutaran Film Pesta Babi Harus Sesuai Aturan

Aksi pembubaran nonton bareng (nobar) film dokumenter Pesta Babi oleh aparat TNI di sejumlah daerah…

2 hours ago

Bebas PMK, Sapi di Papua Dibayangi Brucellosis

Status bebas PMK ini menjadi modal penting bagi stabilitas pangan dan keamanan ibadah kurban di…

3 hours ago

Diyakini Bisa Mempertegas Peran OAP Menjadi Tuan di Negeri Sendiri

Revisi PP Nomor 54 Tahun 2004 tentang MRP ini dinilai menjadi langkah penting dalam memperkuat…

4 hours ago

Cuaca Ekstrem di Arab Saudi, Jemaah Prioritaskan Ibadah Wajib

"Kami berpesan kepada seluruh jemaah, khususnya jemaah Papua, agar mampu mengatur ritme aktivitas selama di…

5 hours ago

Kampung Yahim Terima Dana Kampung Tahap I Sebesar Rp111 Juta

Kepala Distrik Sentani, Jeck Puraro menyerahkan Dana Desa atau Dana Kampung Tahap I Tahun Anggaran…

5 hours ago