Categories: SENTANI

Pemkab Siapkan Program Kenambai Umbai Mengajar

Beberapa guru saat mengajar melalui  media radio milik Pemkab Jayapura di studio Radio Kenambai Umbai, Gunung Merah Sentani, Selasa (15/4). (FOTO: Robert Mboik Cepos)

SENTANI-Pemerintah Kabupaten Jayapura melalui Dinas Pendidikan mulai melaksanakan program mengajar kepada siswa  dari tingkat TK Paud sampai SMP melalui program Kenambai Umbai Mengajar yang disiarkan secara langsung melalui gelombang Radio FM Khenambai Umbai milik Pemerintah Kabupaten(Pemkab) Jayapura.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura, Ted Y. Mokai menjelaskan, program Kenambai Umbai Mengajar merupakan salah satu upaya yang dilakukan oleh pemerintah untuk mengatasi persoalan layanan pendidikan yang selama ini sempat terhenti akibat merebaknya wabah Covid-19.

“Selama ini khusus untuk daerah yang sudah mempunyai jaringan internet  sudah dilayani menggunakan jaringan internet, whatsapp group. Sekarang kami juga menghadirkan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM)  melalui gelombang radio,” kata Ted Y. Mokay saat ditemui wartawan di ruang media Center Covid-19 Kabupaten Jayapura, Selasa (15/4).

Dia menegaskan, melalui program  layanan KBM ini  diharapkan tetap berjalan meskipun tidak lagi mengadakan kontak fisik atau tatap muka langsung seperti sebelumnya. Untuk guru yang mengajar dalam program itu, pihaknya menyiapkan guru yang dianggap memiliki potensi yang cukup untuk mengajar dan berkomunikasi melalui program Khenambai Umbai Mengajar.

“Jadi anak-anak bukan libur, tapi mereka belajar mandiri di rumah selama wabah Covid-19 ini,” ujarnya.

Dia mengatakan, layanan KBM melalui program Kenambai Umbai Mengajar ini akan dilaksanakan setiap hari kerja mulai dari hari Senin sampai Sabtu. Itu diberikan kepada siswa atau anak-anak didik dari  jenjang TK sampai SMP. Khusus peserta  didik TK Paud, layanannya hanya dilakukan pada hari Selasa dan Kamis selama satu jam.

“Ini akan berlangsung mengikuti kalender pendidikan sampai dengan wabah ini berakhir. Kalau kondisi kita terus seperti ini ya berarti kita akan dilanjutkan  sampai pada tahun ajaran yang baru,”katanya.

Sementara itu, Ketua  PGRI Kabupaten Jayapura, Jimmy Fitowin, S.Pd mendukung penuh kebijakan yang dilakukan oleh dinas pendidikan untuk mengantisipasi mandeknya KBM selama wabah  ini berlangsung.

“Memang kalau kita mau tanya apakah ini efektif atau tidak, jujur saya katakan belum efektif. Tapi karena kita tidak pernah merencanakan menghadapi situasi seperti ini sebelumnya. Tapi tidak ada salahnya jika kita memulainya,” tambahnya. (roy/tho)

newsportal

Recent Posts

Korupsi Dana BOS SMA Negeri 4, Masuk Putusan Sela

Juru bicara (Jubir) PN Jayapura, Rahmat Selang, S.H., M.H mengatakan pada sidang pertama kali digelar,…

6 hours ago

Triwulan I Tahun 2026, Jumlah Penduduk Turun 3.425 Jiwa

Menurutnya, dalam periode tersebut terjadi penurunan jumlah warga sebanyak 3.425 orang. Di sisi lain, terdapat…

7 hours ago

128 Produk UMKM di Papua Bersertifikat Halal

Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Papua menyebut 128 produk usaha mikro, kecil, dan menengah…

8 hours ago

Tinjau Warga Korban Bencana di Dok IX, Wali Kota Serahkan Bantuan

Dalam kunjungan tersebut, ia menyerahkan bantuan kepada dua kepala keluarga yang terdampak musibah. Bantuan yang…

18 hours ago

140 Lulusan Uniyap Diwisuda

Wisuda lulusan Sarjana (S1) ke-22 dan Pascasarjana (S2) ke-17 ini, terdiri dari program Pascasarjana 28…

19 hours ago

Antisipasi Aksi Demo, Wali Kota Instruksikan Sekolah Libur Hari ini

Meski kegiatan belajar mengajar dihentikan sementara, Abisai Rollo memastikan aktivitas pemerintahan di lingkungan Pemerintah Kota…

1 day ago