

SENTANI-Selama dua bulan terakhir ini, yakni Januari sampai Februari 2019, jumlah warga atau penduduk Kabupaten Jayapura yang pindah atau keluar dari Kabupaten Jayapura sebanyak 1018 orang.
“Selama dua bulan terakhir ini, sesuai data kami, 1018 penduduk Kabupaten Jayapura yang pindah ke daerah lain,” kata Plt. Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Jayapura, Edi Santoso saat ditemui Cenderawasih Pos di Gunung Merah, Kamis (14/3).
Dia mengatakan, selain pindah keluar, ada juga ratusan penduduk yang masuk ke Kabupaten Jayapura. Dari data yang ada, kurang lebih 600 warga yang sudah resmi menjadi warga atau penduduk Kabupaten Jayapura.
“Hingga Februari ada 637 jiwa penduduk baru yang ada di Kabupaten Jayapura,” tandas Edi.
Dia mengatakan, tidak ada hubungannya dengan penerimaan CPNS terkait membludaknya jumlah warga yang datang di Kantor Disdukcapil Kabupaten Jayapura setiap harinya, karena mereka yang datang itu, selain mengurus pindah masuk, juga mengurus permohonan pindah keluar dari Kabupaten Jayapura.
“Yang pindah masuk atau pindah keluar ini ada berbagai alasan, mulai dari alasan pekerjaan hingga alasan keluarga,”pungkasnya.(roy/tho)
Pengamanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Abepura, Kota Jayapura, kecolongan. Enam orang tahanan kasus…
Menurutnya, pengurus yang bergabung dalam organisasi olahraga harus memiliki tujuan yang sama, yakni membangun prestasi…
Siapa sangka, berawal dari modal nekat pasca-menganggur, produk hiasan dinding dan kaligrafi estetik buatannya kini…
Prestasi ini bukan sekadar kemenangan pribadi, melainkan simbol keberhasilan masyarakat Tolikara dalam membangun masa depan…
Usman mengaku rumahnya digeledah selama kurang lebih 30 menit. Dalam proses tersebut, ia mengklaim mendapat…
Zulhas menghitung bahwa jika penyelewengan ini terus berlanjut selama satu tahun, kerugian negara dapat mencapai…