Categories: SENTANI

DP3A Kab. Jayapura Tangani 22 Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan

Didominasi Suami Mabuk dan Orang Ketiga

SENTANI – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Jayapura, mencatat sebanyak 22 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak terjadi selama periode Januari – September 2025.

Sekretaris DP3A Kabupaten Jayapura Beatrix Awoitauw mengatakan penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan yang telah ditangani oleh pihaknya, sebanyak 15 kasus sementara kasus kekerasan pada anak sebanyak 7 kasus.

Lanjutnya, dari data tersebut diketahui pihaknya berdasarkan laporan langsung dari korban serta laporan yang diterima lewat Sapa 129 milik Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

“Kasus kekerasan terhadap perempuan yakni Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) sebanyak 5 kasus, perdagangan orang 1 kasus, pelecehan seksual 2 kasus, dan penipuan 2 kasus,” katanya kepada wartawan, Jumat (10/10). Dijelaskannya, untuk kasus perdagangan orang, korban disuruh meminta-minta uang di pinggir jalan, kasus ini telah diselesaikan di Polsek.

Sementara, kasus KDRT didominasi oleh suami yang mabuk atau adanya orang ketiga, selain itu ada juga kasus penipuan terhadap seorang ibu rumah tangga. “Angka kasus perlindungan perempuan yang kami tangani tahun ini mengalami penurunan dibanding tahun lalu yaitu 40 kasus, hal ini dikarenakan belum banyak korban kekerasan terhadap perempuan yang melapor,” tambahnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

KM. Bintang Laut Tenggelam di Laut Arafura, Satu Tewas, Enam Hilang

Sebanyak 13 anak buah kapal ditemukan di laut dan selamatkan oleh kapal nelayan yang melintas…

13 hours ago

Tiga Anggota TPNPB-OPM Kembali ke Pangkuan NKRI

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

14 hours ago

Tuntut Ganti Rugi, TK Negeri Pembina Merauke Dipalang Pemilik Hak Ulayat

Lusia Leftumun mengungkapkan, pemalangan ini merupakan yang kedua kalinya. Di tahun 2025 saat sekolah mau…

15 hours ago

Dewan Adat Papua Wilayah Hubula Imbau Jaga Kedamaian Bersama

Ketua Dewan Adat Wilayah Hubula Enggelbert Sorabut menyebutkan jika wilayah Adat Daerah Hubula atau Hubulama…

17 hours ago

Temui Puluhan Pencaker: “Saya Datang untuk Memperbaiki, Bukan Menyalahkan”

Massa yang terdiri dari ibu-ibu, bapak-bapak, hingga pemuda tersebut datang menuntut keadilan. Beberapa menuntut kejelasan…

18 hours ago

Menuju Smart City, Diskominfo Kab. Jayawijaya Mulai Bentuk Command Center

Plt Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Jayawijaya Imanuel Herman Medlama.S.STP menyatakan untuk mendukung Jayawijaya sebagai Smart…

19 hours ago