Categories: SENTANI

PT. Air Minum Jayapura Sumbang PAD Kabupaten Jayapura Rp 744 Juta

SENTANI – PT. Air Minum Jayapura, tahun 2025 menyumbangkan PAD bagi Kabupaten Jayapura sebesar Rp 744 juta, hal tersebut meningkat dari target yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Jayapura.

Direktur Utama PT. Air Minum Jayapura Dr. H. Entis Sutisna, terkait dengan rapat kerja daerah  yang dilaksanakan di Kabupaten Jayapura baru-baru ini, PT. Air Minum Jayapura turut menyampaikan pencapaian yang telah diperoleh selama tahun 2024 lalu.

“Tahun 2024 kami berhasil mendapatkan laba sebesar Rp 2,6 miliar, sehingga pencapaian terhadap target PAD, untuk pemerintah Kabupaten Jayapura sebagai pemilik saham mayoritas,  melebihi dari ditargetkan tahun 2025 yaitu,   target Rp  700 juta, kita menyetor  sekitar Rp 744.837.000,” terangnya kepada Cenderawasih Pos, Senin (12/5) kemarin.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Relokasi Pasar Lama, Beri Tempat Layak Bagi Pedagang

Pemerintah Distrik Sentani terus bergerak melaksanakan program relokasi dan penataan ulang Pasar Lama Sentani, sebuah…

15 hours ago

Bom Peninggalan Perang Dunia II Ditemukan di Kali Ariyau

Menurutnya kejadian ini bermula saat beberapa warga sedang mencari ikan di sekitar Kali Ariyau sekitar…

16 hours ago

Menang Kasasi di MA, 328 Kepala Kampung Minta Pemkab Jayawijaya Kembalikan SK Mereka

Sengketa pergantian kepala kampung antara asosiasi 328 kampung dengan Pemkab Jayawijaya memasuki tahap akhir.  Ya,…

17 hours ago

Pertahankan Situasi Kamtibmas Yang Kondusif Polres Jayawijaya Razia Sajam di 4 Pasar

Guna menjaga situasi kamtibmas yang ada di wilayah Kota Wamena, Polres Jayawijaya kembali melakukan razia…

18 hours ago

Tak Ada Kelangkaan BBM di Mimika

Antrean panjang ini terjadi menyusul dugaan kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis solar di…

19 hours ago

Dampingi Mentrans dan Dubes Tiongkok, Sekda Paparkan Potensi Telaga Sari

Sekretaris Daerah (Sekda) Papua Selatan, Ferdinandus Kainakaimu memaparkan materi Gubernur Apolo Safanpo terkait potensi pertanian…

20 hours ago