Categories: FEATURES

Tak Hanya di Jalanan, di Lingkungan Rumah pun Kekerasan dan Pelecehan Mengancam

Jejak Sunyi Anak-Anak Papua Berjuang Bertahan Hidup di Kota Jayapura

Hari Anak Nasional tak pernah benar-benar singgah di kaki-kaki mungil yang menyusuri trotoar Kota Jayapura. Di antara bentangan spanduk perayaan dan gegap gempita seremoni, realitas pahit justru mengepung: dari kerasnya jalanan hingga rumah yang berubah jadi ruang teror.

Laporan: Karolus Daot_Jayapura

Kamis, 23 Juli 2026, di seantero negeri, Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 dirayakan dengan ucapan manis dan slogan-slogan puitis. Namun, bagi anak-anak di sudut-sudut Kota Jayapura, riuk perayaan itu menguap begitu saja disapu debu jalanan.

  Tidak ada panggung perayaan, apalagi kado bertali pita. Bagi mereka, hari itu hanyalah kamis biasa yang memaksa perut harus tetap diisi.

  Di persimpangan kawasan Ampera hingga Entrop, dari depan Toko Surya hingga ceruk Heram dan Waena, wajah-wajah polos itu sering terlihat. Ada jemari mungil yang gemetar memegang noken untuk ditawarkan, ada tangan kecil yang menjinjing tumpukan buku, dan tak sedikit yang meliuk-liuk di antara deretan kendaraan demi selembar uang receh dari jasa parkir.

  Warga setempat menyebut mereka anak jantung kota, sebutan sayang bagi anak jalanan. Mereka tumbuh tanpa kepastian, berpindah dari satu emperan ke emperan lain. Ketika malam memeluk Kota Jayapura, berbekal kantong plastik berisi pakaian seadanya dan beratap langit, beberapa dari mereka tertidur lelap beralaskan kardus di depan ruko.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Recent Posts

Ditutupi Bendera Persipura dan Diusung Mantan Pemain Persipura

Prosesi penyerahan berlangsung khidmat dan penuh haru. Sebagai bentuk penghormatan atas jasa almarhum kepada bangsa…

19 minutes ago

KPK Berpeluang Periksa Menteri ATR/BPN Nusron Wahid

Keterangan yang diberikan Dalu akan menjadi bahan pertimbangan penyidik untuk menentukan langkah pemeriksaan berikutnya. Juru…

1 hour ago

Jamwas: Buru-buru, Sudah Malam

Dari video yang beredar terlihat sejumlah wartawan yang menunggu sempat melontarkan pernyataan mengapa yang mengenakan…

2 hours ago

“Londo Ireng” Prabowo Dikecam Jurnalis

Dari pernyataan bersama organisasi pers dan jurnalis yang terdiri dari Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Asosiasi…

3 hours ago

Pelatihan Kakao Perkuat Kapasitas Petani dan Koperasi di Raja Ampat

Sebanyak 19 petani kakao di Kampung Wailebet, Kepulauan Batanta, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya,…

4 hours ago

Bupati Tolikara Pastikan Kesiapan BPL GIDI Pusat di Kanggime

Kunjungan kerja ini menjadi bagian dari upaya memastikan seluruh persiapan berjalan sesuai rencana, baik pembangunan…

5 hours ago