Untuk itu, ia kembali menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam melakukan pengawasan serta edukasi secara berkelanjutan demi menyelamatkan generasi muda.
“Kita semua punya tanggung jawab menyelamatkan masyarakat kita, keluarga kita, dan anak-anak kita. Ini soal masa depan daerah kita,” tegasnya.
Bupati Jayapura berharap adanya kesadaran kolektif untuk menghentikan peredaran minuman keras berbahaya demi menciptakan situasi yang aman, sehat, dan kondusif di Kabupaten Jayapura.(ana/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Kehadiran Komite Nasional Papua Barat (KNPB) dalam kegiatan Latihan Kader Kepemimpinan (LKK) tahun 2026 yang…
Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Papua melalui Bidang Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam menyatakan bahwa hingga saat…
Pengungkapan kasus tersebut bermula dari laporan masyarakat terkait hilangnya sejumlah kendaraan bermotor dengan modus pelaku…
ali Kota Jayapura, Abisai Rollo menegaskan pentingnya penataan administrasi kependudukan di wilayah Distrik Muara Tami…
Bupati Thomas mengatakan, kehadiran gubernur dalam peresmian Rumah Jew merupakan penghormatan lantaran itu kesempatan langkah.…
Rapat tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari upaya penegasan batas daerah antara Kabupaten Jayapura dan Kabupaten…