Untuk itu, ia kembali menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam melakukan pengawasan serta edukasi secara berkelanjutan demi menyelamatkan generasi muda.
“Kita semua punya tanggung jawab menyelamatkan masyarakat kita, keluarga kita, dan anak-anak kita. Ini soal masa depan daerah kita,” tegasnya.
Bupati Jayapura berharap adanya kesadaran kolektif untuk menghentikan peredaran minuman keras berbahaya demi menciptakan situasi yang aman, sehat, dan kondusif di Kabupaten Jayapura.(ana/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Pemerintah Provinsi Papua Tengah menggandeng PT Taspen (Persero) dan Bank Mandiri Taspen untuk membekali Aparatur…
Kecelakaan tersebut terjadi pada Jumat, 19 Juni 2026, melibatkan sebuah truk Toyota Dyna Long bernomor…
Jujuk Rianto menjelaskan, hingga saat ini pemerintah provinsi belum dapat menghitung potensi pendapatan yang akan…
Ketua Tim Kuasa Hukum dari Ludya E Logo, Yulianto, SH, MH menyatakan Praperadilan ini dilakukan…
Kejaksaan Negeri Mimika menyita uang tunai sebesar Rp300 juta dalam penyidikan kasus dugaan korupsi proyek…
Yotam juga mengaku mengetahui pemerintah telah memiliki sertifikat atas lahan itu melalui informasi yang diperoleh…