Categories: SENTANI

Puskesmas Fokuskan Pemeriksaan Kesehatan Gratis dengan Sistem Jemput Bola

SENTANI – Puskesmas Sentani terus menggencarkan program pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat. Kali ini, sasaran pemeriksaan difokuskan pada kelompok usia produktif dengan menerapkan sistem jemput bola guna mempercepat pencapaian Standar Pelayanan Minimal (SPM).

Kepala Puskesmas Sentani, dr. H. Farid Yusuf, menjelaskan bahwa pemeriksaan kesehatan yang dilakukan meliputi pemeriksaan fisik, laboratorium darah sederhana, hingga pemeriksaan lanjutan seperti elektrokardiogram (EKG). Apabila ditemukan indikasi tertentu, pasien akan diberikan rujukan untuk pemeriksaan lanjutan.

“Pemeriksaan kesehatan gratis ini kami fokuskan pada usia produktif untuk mengejar target SPM. Namun demikian, kami tidak menutup pelayanan bagi kelompok usia lainnya, hanya saja data pemeriksaan untuk usia nonproduktif sebelumnya sudah terpenuhi,” ujar dr. Farid, Senin (12/1).

Ia mengungkapkan, salah satu kendala yang dihadapi adalah keterbatasan kapasitas pemeriksaan harian. Dalam sehari, Puskesmas Sentani hanya mampu melayani sekitar 150 hingga 200 orang, sementara setiap hasil pemeriksaan harus segera diinput ke dalam sistem laporan online.

“Jika dalam satu bulan kami melakukan empat kali kegiatan, maksimal hanya sekitar 800 orang yang bisa diperiksa. Artinya, dalam satu tahun akumulasi pemeriksaan hanya sekitar 8.000 orang, itupun jika seluruh data langsung terinput,” jelasnya.

Meski demikian, dr. Farid menyebutkan capaian pemeriksaan kesehatan mengalami peningkatan signifikan. Dari target 12.000 orang, Puskesmas Sentani telah berhasil mencapai lebih dari 8.000 pemeriksaan atau di atas 70 persen hingga Desember lalu. Padahal, dalam 10 bulan sebelumnya, jumlah pemeriksaan yang terinput baru sekitar 2.000 orang.

“Dalam dua bulan terakhir, tim kami berhasil mengejar hingga lebih dari 8.000 pemeriksaan. Ini memang belum sempurna, tapi menunjukkan peningkatan kinerja yang sangat signifikan,” kata dr. Farid.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Ditinjau Tim dari Menko Polhukam, 333 Rumah Terdampak Konflik Sosial Bakal Terealisasi

Tim yang diturunkan ke Wamena saat ini dari Menko Polhukam, BNPB, Danrem 172/ PWY, PLN…

48 minutes ago

BPS Jayawijaya Memastikan Inflasi September 2026 Mencapai 3.28 Persen

Kepala BPS Jayawijaya Arther Purmiasa menyatakan Pada Bulan September 2026, terjadi inflasi sebesar 3,28 persen…

2 hours ago

Tujuh Dokter UGD RSUD Boven Digoel Mogok, Pemkab Tarik Empat Dokter Puskesmas

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boven Digoel Adolof Andatu, Amd, Kep, SKM. ketika dikonfirmasi media ini…

3 hours ago

KMN Rizki Jaya Utama 01 Bocor di Laut Arafura, Satu ABK Masih Dalam Pencarian

Akibat kecelakaan tersebut, satu dari sembilan orang Anak Buah Kapal (ABK) yang berada di atas…

4 hours ago

BMKG: Poster Larangan Menampung Air Hujan akibat ‘Cloud Seeding’ Hoaks

Poster yang beredar luas di media sosial tersebut sempat memicu keresahan warga Timika.  Narasi di…

5 hours ago

Wilayah Kodam XVII/Cenderawasih Tinggal Dua Provinsi

  Menurut Pangdam, jika tidak ada perubahan, peresmian akan dilakukan pada 5 Oktober mendatang. Khusus…

8 hours ago