Sosialisasi stop BABS secara masif terus dilakukan Dinkes Kabupaten Jayapura. Selain itu, untuk memudahkan masyarakat kampung bisa BAB di jamban, maka dinas lain seperti Dinas PUPR bisa membuat jamban dan septic tank secara komunal.”Intinya kami siap mendukung 100 persen Kampung di Kabupaten Jayapura pada tahun 2024 sudah bebas BABS,”tandasnya.
Diakuinya, jika masyarakat kampung masih melakukan BABS maka akan memperbesar risiko yang menghambat pertumbuhan fisik anak-anak. Untuk menekan angka kematian akibat diare, semua pihak harus sadar dan segera membuat sanitasi, termasuk toilet/jamban yang sehat.(dil/ary)
Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
dr. Beeri I.S. Wopari, M.Kes., mengatakan data tersebut mencakup warga yang mendapat pelayanan kesehatan, baik…
Ribuan objek yang berhasil dipulangkan mencakup, sekitar 1.000 unit artefak kehidupan sehari-hari dan ritual,…
Ia mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Kabupaten Jayapura, tenaga kesehatan, TNI-Polri, serta masyarakat yang bergerak menangani…
Aksi pembakaran ban dan penutupan jalan dengan batang kayu ini dilakukan sebagai bentuk protes keras…
Rama mengatakan BGN akan melakukan evaluasi total terhadap pelaksanaan MBG menyusul dua kejadian dugaan keracunan…
Direktorat Jenderal Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi Kementerian Transmigrasi (Kementrans) bersama Pemerintah Provinsi Papua Selatan…