Sosialisasi stop BABS secara masif terus dilakukan Dinkes Kabupaten Jayapura. Selain itu, untuk memudahkan masyarakat kampung bisa BAB di jamban, maka dinas lain seperti Dinas PUPR bisa membuat jamban dan septic tank secara komunal.”Intinya kami siap mendukung 100 persen Kampung di Kabupaten Jayapura pada tahun 2024 sudah bebas BABS,”tandasnya.
Diakuinya, jika masyarakat kampung masih melakukan BABS maka akan memperbesar risiko yang menghambat pertumbuhan fisik anak-anak. Untuk menekan angka kematian akibat diare, semua pihak harus sadar dan segera membuat sanitasi, termasuk toilet/jamban yang sehat.(dil/ary)
Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Pengadilan Militer III-19 Jayapura sebagai salah satu penyelenggara peradilan di tingkat pertama mempunyai tugas untuk…
Kepala Kejaksaan Negeri Merauke Dr. Paris Manalu, SH, MH, didampingi Kepala Seksi Pemulihan Aset Arief…
Saat ini, Pemerintah Kota Jayapura telah melantik sebanyak 26 pimpinan OPD sebagai pejabat definitif. Namun…
Plt Kepala PELNI Cabang Merauke Sandi mengungkapkan, KM Tatamailau yang tiba dan sandar di Dermaga…
Untuk itu, Rustan Saru meminta Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Jayapura agar segera melakukan evaluasi menyeluruh…
Ketua Panitia Pelaksana Soleman Jambormias didampingi Wakil Ketua dan Sekretaris Panitia kepada wartawan mengungkapkan, Sidang…