

SENTANI- Mobil Daihatsu Xenia dengan nomor polisi PA 1007 P yang dikemudikan oleh Alvares Paulus Kapisa (32) mengalami kecelakaan tunggal dengan menabrak kebun bunga anggrek milik Makdalena Ayakeding di Telaga Ria, Kampung Asei Kecil, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Selasa (11/6).
Kapolres Jayapura, AKBP Victor Dean Mackbon melalui Kapolsek Sentani Timur, Iptu Heri Wicahya, saat dikonfirmasi membenarkan telah terjadi Laka tunggal yang melibatkan mobil Xenia menabrak kebun bunga Anggrek di Telaga Ria, Kampung Asei Kecil.
“Sopir diduga mengantuk sehingga hilang konsentrasi dan menabrak kebun bunga milik salah satu warga di Telaga Ria Kampung Asei Kecil,” ungkapnya saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos melalui telepon selulernya, Rabu (12/6).
Menurut Heri, pengemudi mobil melaju dari arah Sentani menuju Waena, sesampainya di Telaga Ria, Kampung Asei Kecil, pengemudi yang mengantuk tidak dapat mengendalikan mobilnya, sehingga manabrak parit dan selanjutnya menabrak kebun Anggrek yang berada tidak jauh dari jalan besar tersebut.
“Akibat kecelakaan ini, mobil mengalami rusak berat pada body bagian depan dan juga tanaman anggrek milik Makdalena Ayakeding mengalami kerusakan,” ucapnya.
Heri menyatakan, dalam kecelakaan ini tidak ada korban jiwa, namun istri dari pengemudi mengalami trauma atas kecelakaan tersebut.
“Kami imbau kepada masyarakat yang berkendaraan agar senantiasa berkosentrasi, jika mengantuk hendaknya beristirahat dulu dan ebih berhati-hati dalam berkendara di jalan raya,”pungkasnya.(bet/tho)
Belakangan ini, publik dihadapkan pada sejumlah pertandingan yang memicu tanda tanya, termasuk laga antara Persiba…
ewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kota Jayapura, menyatakan keprihatinan mendalam atas kondisi yang terjadi di sejumlah…
Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Benjamin Paulus Octavianus, menegaskan Papua masih menghadapi beban penyakit menular…
Pemerintah Kota Jayapura menegaskan komitmennya dalam memastikan penyaluran Bantuan Pangan Nasional berjalan tepat sasaran dan…
Bupati Jayapura, Yunus Wonda, meminta masyarakat pemilik hak ulayat tidak lagi melakukan aksi pemalangan, terutama…
"Kemarin itu saat pertemuan memang dirasa ada ketidakadilan sebab kita mendapatkan kuota fiskal untuk otsus…