Herald menjelaskan, setelah proses perekaman atau perubahan data dilakukan, dokumen yang sudah jadi dapat diambil oleh pihak kampung atau distrik di Kantor Disdukcapil, lalu diserahkan langsung kepada warga. Cara ini dinilai lebih efisien, terutama bagi warga yang tinggal jauh dari kantor pelayanan.
Menurutnya, data kependudukan yang terbarui juga sangat penting untuk perencanaan program pemerintah, seperti penyaluran bantuan pangan, layanan kesehatan, pendidikan, maupun program sosial lainnya.
“Kalau data tidak diperbarui, kebijakan akan mengacu pada data lama atau perkiraan, padahal kondisi di lapangan sudah berubah,” tegasnya.
Ia pun mengimbau seluruh kepala distrik dan kepala kampung untuk rutin melakukan sosialisasi dan turun langsung ke warga, memastikan setiap perubahan data kependudukan segera dilaporkan dan dilayani.(dil/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Partisipasi pelaku UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) dalam Festival Sagu yang diselenggarakan oleh Kementerian…
Cuaca ekstrem di dataran Kabupaten Mimika, Papua Tengah memicu tanah longsor yang memutus akses vital…
Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Fredrickus W.A. Maclarimboen, menegaskan bahwa pihaknya akan memastikan situasi keamanan…
Kertua Komisi II DPR Provinsi Papua Selatan Yulians Charles Gomar memberikan tanggapan terkait dengan persoalan…
Nah, di grup barat saat ini Garudayaksa memimpin klasemen dengan 49 poin, sementara Adhyaksa menguntit…
Larangan membawa HP ke sekolah tersebut, lanjut dia, karena anak-anak tidak akan fokus belajar terlebih…