Categories: SENTANI

Warga dari Dua Distrik Ancam Tutup Jalan Sentani-Depapre

Juga Hentikan Bongkar Muat di Pelabuhan Depapre 

SENTANI-Buntut dari ketidakpastian dan ketidakseriusan  Pemerintah Provinsi Papua untuk mengerjakan ruas jalan Sentani-Depapre, membuat tokoh pemuda bersama masyarakat setempat sepakat memblokir atau menutup jalan itu dari aktivitas umum. Aksi blokir jalan itu akan dilakukan oleh masyarakat dari dua distrik yaitu Sentani Barat dan Depapre, Selasa (13/7), besok.

Sebelum melakukan aksi pemblokiran jalan itu,  masyarakat yang tergabung dalam Solidaritas Masyarakat Moy-Tanah Merah lebih dulu melakukan orasi di kampung-kampung yang ada di dua distrik itu. Orasi dimulai dari wilayah Moy, Distrik Sentani Barat dan sampai  wilayah Tanah Merah, Distrik Depapre  dan berakhir dengan menghentikan aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Depapre.

Kelompok pemuda yang datang dalam melakukan orasi itu membawa 1 buah spanduk yang bertuliskan solidaritas masyarakat peduli pembangunan Moy-Tanah Merah, hentikan proses bongkar muat di Pelabuhan Peti Kemas Depapre hingga ada jawaban dari Pemerintah Provinsi Papua tentang nasib jalan raya Sentani-Depapre.

Koordinator aksi, Elkana mengatakan, aksi yang dilakukan pihaknya itu dalam rangka meminta Pemerintah Provinsi Papua dan Pemerintah Pusat segera memperbaiki kerusakan ruas jalan  Depapre- Sentani yang saat ini sudah sangat parah. 

“Kami akan menuntut sampai ada jawaban dari pemerintah, aksi ini akan kami lakukan dengan menutup jalan Sentani-Depapre  sampai pejabat provinsi bahkan pejabat pusat turun ke lokasi,”ujar Elkana.

Pihaknya  juga meminta  agar Pemerintah Kabupaten Jayapura  segera memfasilitasi kerinduan masyarakat Tanah Merah dan Moy yaitu kejelasan pembangunan jalan tersebut.

“Kami tidak main-main, akses jalan akan ditutup sampai ada jawaban yang pasti dari pihak terkait. Bukan lagi menjawab jeritan kami lewat media, masyarakat dua wilayah ini cukup menderita selama ini, harus ada transparansi kepastian tentang kelanjutan pekerjaan jalan Sentani- Depapre,”pungkasnya.(roy/tho)

newsportal

Recent Posts

Wali Kota: SPMB di Sekolah Negeri Gratis!

Terkait Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) ini, Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo menegaskan bahwa…

18 minutes ago

Tuntutan 13 Tahun Penjara Agar Ada Efek Jera

Kepala Kejaksaan Negeri Jayawijaya, Sunandar Pramono, SH, MH mengatakan dari 9 terdakwa kasus korupsi dana…

48 minutes ago

MRP Kecewa, Tak Bisa Bertemu Bupati dan Wabup Jayapura

Kelompok Kerja (Pokja) Adat Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua mengaku kecewa karena tidak dapat bertemu…

1 hour ago

Besok, Wapres Dijadwalkan Kunjungi Asmat

Gubernur Apolo menjelaskan, dalam rangka kunjungan tersebut, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Papua…

2 hours ago

Pemerintah Jangan Korbankan Tanah Adat

Menurut Emanuel Gobay, yang juga anggota Koalisi Penegak Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Papua,…

2 hours ago

6 SPPG Mimika yang Dibekukan Segera Beroperasi Kembali

​Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan enam Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Mimika, Papua…

3 hours ago