

SENTANI-Warga Sentani yang berdomisili di sekitar Jalan Tabita menuju Pasar Baru Sentani sudah pasrah dengan kondisi jalan yang saat ini mengalami kerusakan parah. Tidak adanya saluran drainase di sekitar ruas jalan itu menjadi penyebab utama air menggenangi jalan raya.
Abujar, salah seorang warga yang tinggal di wilayah itu mengatakan, sebenarnya ada dua persoalan besar yang dialami warga di saat musim hujan tiba. Yang pertama air akan masuk ke rumah warga, kemudian persoalan berikutnya jalanan akan tergenang air. Untuk mengatasi agar air tidak masuk ke rumah, warga selalu bergotong royong menimbun pinggir jalan menggunakan pasir untuk menahan air tidak mengalir ke rumah mereka.
“Tidak ada pilihan bagi kami, lebih baik jalan yang rusak daripada rumah kami terendam,” ungkap Abujar kepada koran ini, di Jalan Tabita Sentani, Selasa (11/6).
Menurutnya, kondisi ini sudah terjadi sejak lama, namun yang terburuk terjadi pasca bencana banjir bandang menimpa Kota Sentani pada 16 Maret lalu. Dimana daerah itu menjadi wilayah yang cukup parah terdampak banjir bandang.
Dia berharap, pemerintah segera memperbaiki jalan itu. Apalagi jalan itu menjadi jalan ekonomi karena satu-satunya akses menuju pasar baru. Pantauan koran ini, genangan air itu terjadi di sepanjang jalan masuk Pasar Baru. Jalan itu juga kini dalam kondisi berlubang dan rusak parah.(roy/tho)
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, menegaskan akan memberikan sanksi tegas kepada pihak sekolah yang…
Wali Kota juga meminta Dinas Sosial Kota Jayapura untuk terus melakukan pemantauan terhadap seluruh…
Ia menegaskan bahwa eksekusi tidak dapat dilaksanakan apabila lokasi dan luas tanah yang dimaksud…
Menurut Abisai, kekayaan budaya, adat istiadat, serta tradisi masyarakat adat yang masih terjaga hingga…
Menurut Albert, peristiwa tersebut merupakan bentuk kelalaian yang mengakibatkan kerugian bagi daerah. "Aset ini dibeli…
Menurut Aflian, keberhasilan pemberantasan narkotika tidak dapat dilakukan oleh aparat kepolisian semata. Dukungan dan partisipasi…