

Parson Horota (foto:Priyadi/Cepos)
SENTANI -Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Jayapura Parson Horota mengatakan, sampai saat ini progres pekerjaan fisik di Kabupaten Jayapura dari berbagai sumber dana baik Otsus, DAU, DAK dan DTI sudah hampir mencapai 90 persen. Sedangkan untuk penyerapan keuangan pihaknya belum tahu karena belum ada laporan dari BPKAD Kabupaten Jayapura.
Namun jika pekerjaan fisik progresnya sudah dikerjakan dengan baik di lapangan, maka untuk penyerapan keuangan mudah, karena tinggal penagihan saja, yang penting semua mekanisme dokumen dan lainnya sudah dipersiapkan, sehingga pembayaran atau pencairan bisa cepat dilakukan.
Diakui, realisasi program fisik memang menjadi tolok ukur indikator dalam pembangunan di daerah. Dengan adanya pekerjaan fisik apakah itu infrastruktur jalan, jembatan, pembangunan rumah warga dan lainnya, menunjukkan kemajuan di suatu daerah, sehingga masyarakat di daerah tersebut akan menikmati pembangunan yang dikerjakan pemerintah.
Parson berharap saat pemerintah membuat program kegiatan, khususnya dalam pembangunan daerah tentunya dukungan dari masyarakat sangat dibutuhkan, supaya penanggulangan di daerah ini bisa berjalan lancar sesuai target.
Parson juga mengingatkan kepada seluruh OPD di lingkungan Pemkab Jayapura yang fokus dalam penanganan pembangunan fisik diharapkan mampu bekerja optimal, sesuai mekanisme harus dijalankan dengan baik mulai dengan mempersiapkan proses lelang, tender dan proses lainnya, semua harus sesuai dengan tahapan dan waktu yang ditentukan supaya tidak terjadi kendala.
Diakuinya, pemerintah dalam melakukan pekerjaan pembangunan fisik sangat ketat sekali aturannya, jika tidak dilakukan dengan baik maka pekerjaan pembangunan tidak bisa dikerjakan dan dana akhirnya tidak bisa terserap. Jika dana tidak terserap maka dampaknya sangat besar sekali, terutama dari yang dikucurkan dari pusat.
Diingatkan juga kepada OPD yang ada pekerjaan fisik tetap memperhatikan kualitas kerja di lapangan, supaya saat dilakukan pengecekan oleh lembaga terkait sesuai dengan aturan dan tidak ada masalah.(dil/ary)
Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Kios tersebut diketahui milik Subahadir Purwanto (31), seorang kontraktor yang berdomisili di Bupul, Distrik Eligobel.…
Pemerintah Kabupaten Keerom mulai mengambil langkah tegas terhadap keberadaan bangunan permanen maupun semipermanen yang berdiri…
Fase grup kini hanya menyisakan 1 pertandingan, sekaligus menjadi partai penentu puncak klasemen. Persipura akan…
Bentrokan antara massa aksi dan aparat keamanan terjadi di kawasan tersebut mengakibatkan aparat kepolisian terpaksa…
Meski sempat terjadi negosiasi antara demonstran dan pihak kepolisian, namun tidak mendapat titik temu. Aparat…
Kepada Cenderawasih Pos, Lenius selaku Negosiator Somap USTJ mengatakan bahwa aksi tersebut dilakukan pihaknya sebagai…