

Tampak genangan air yang berada di halaman SD Mutiara Sion Sentani, akibat terjadi hujan lebat Minggu (8/10) akhirnya sekolah kebanjiran dan terpaksa sebagian siswa diliburkan, Senin (9/10), kemarin.(Istimewa)
SENTANI -Hujan deras yang terjadi pada Minggu (8/10) malam menyebabkan halaman dan aula SD Mutiara Sion Sentani, Senin (9/10) kebanjiran sehingga peserta didik untuk kelas 1, 2, 3, 4 dan 6 diliburkan, sedangkan kelas 5 tetap masuk karena masih dalam gladi ANBK dan kelas tidak terkena dampak banjir.
Hal ini dikatakan Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura Eqbert Kopeuw mengatakan, Senin (9/10) kemarin kepada wartawan Cenderawasih Pos di Sentani.
Eqbert mengatakan, pihaknya telah melakukan komunikasi kasi dengan kepala sekolah dan kepala sekolah sudah menjelaskan.
“Saya sudah komunikasi dengan Kepala SD Mutiara Sion bahwa informasinya memang SD Mutiara Sion tergenang air hujan dikarenakan pengaruh hujan lebat dan kiriman air dari jalan sosial,”ucapnya.
Melihat kondisi tersebut, maka anak sekolah di Hari Senin diliburkan dari kelas 1, 2, 3, 4 dan 6, sedangkan anak sekolah kelas 5 tetap masuk sekolah karena mengikuti gladi ANBK. Untuk kondisi area sekolah saat ini sudah aman,”jelasnya.(dil/ary)
Tim kebanggaan masyarakat Papua itu sedang menyiapkan skuad yang “mewah”. Sejumlah pesepak bola asal Papua…
Juru Bicara TNPB-OPM, Sebby Sambom, menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim pembuat film dokumenter tersebut. Menurutnya,…
Dalam pandangannya, kenaikan drastis ini melahirkan pertanyaan mendasar di benak publik: "Gaji hakim naik, rakyat…
“Untuk saat ini semua masih bisa terjadi. Pemain asing yang pasti kita sedang mencari. Tiga-tiganya…
Direktur Eksekutif POHR, Thomas Ch. Syufi, menegaskan bahwa karya tersebut bukan sekadar dokumenter biasa, melainkan…
Menurutnya, film Pesta Babi membuka ruang diskusi publik terkait persoalan besar yang selama ini dirasakan…