Categories: SENTANI

Empat Kali Rapat, Persiapan FDS Masih 25 Persen

SENTANI – Pemerintah Kabupaten Jayapura mulai mematangkan berbagai persiapan pelaksanaan Festival Danau Sentani (FDS) tahun ini. Hingga saat ini, panitia bersama pemerintah daerah telah beberapa kali menggelar rapat koordinasi guna memastikan seluruh tahapan persiapan berjalan dengan baik.

Asisten I Bidang Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Jayapura, Gilberd R. Yakwart, mengatakan panitia bersama Bupati dan Wakil Bupati Jayapura telah melaksanakan sekitar empat kali rapat untuk membahas konsep kegiatan hingga kesiapan lokasi festival.

Menurutnya, Dinas Pariwisata juga telah mempresentasikan konsep acara serta berbagai kegiatan yang akan digelar selama festival berlangsung.

“Panitia bersama Bupati dan Wakil Bupati sudah melakukan rapat kurang lebih empat kali. Dari Dinas Pariwisata juga sudah mempresentasikan konsep acara serta berbagai kegiatan yang akan dilaksanakan dalam Festival Danau Sentani,” katanya, Senin (9/3).

Untuk lokasi kegiatan, pemerintah memastikan tetap menggunakan area yang sebelumnya menjadi tempat penyelenggaraan festival. Namun sejumlah bangunan yang ada di lokasi tersebut akan dibongkar terlebih dahulu, kemudian dilakukan penimbunan dan pemadatan lahan.

Proses penataan lokasi tersebut akan dikerjakan oleh dinas terkait dan ditargetkan mulai berjalan dalam waktu dekat, seiring dengan telah dilakukannya pergeseran anggaran.

“Bangunan yang ada di lokasi sudah dibongkar dan kemudian dilakukan penimbunan oleh dinas terkait. Progresnya diharapkan sudah bisa berjalan minggu ini atau minggu depan untuk persiapan lahan kegiatan,” ujarnya.

Gilberd menjelaskan, hingga saat ini persiapan festival baru mencapai sekitar 25 persen, karena masih berada pada tahap rapat koordinasi, administrasi, serta penyiapan konsep kegiatan.

Festival Danau Sentani sendiri direncanakan berlangsung cukup panjang, yakni dimulai dari kegiatan pra-festival pada 1 Juli hingga 5 Agustus, atau sekitar satu bulan lebih. “Pra-festival akan dimulai 1 Juli dan puncaknya hingga penutupan pada 5 Agustus, Anggaran yang disiapkan saat ini sebesar Rp 2 miliar,” jelasnya.

Dalam pelaksanaannya nanti, festival tersebut akan melibatkan 139 kampung dan 5 kelurahan yang tersebar di wilayah Kabupaten Jayapura. Setiap kampung akan diberikan ruang untuk menampilkan potensi budaya dan produk lokal melalui stand yang disiapkan panitia.

Untuk tahun ini, stand yang dibangun masih bersifat semi permanen. Namun ke depan pemerintah daerah berencana membangun fasilitas permanen agar dapat digunakan setiap tahun tanpa perlu membongkar dan memasang kembali.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Lima Distrik se Wilayah Walak Sepakat Berikan Sanksi Adat bagi Pelaku Karhutla

Kepala Distrik Bugi Mare Gombo menyatakan pemberian sanksi tegas atau denda adat ini dilakukan usai…

8 hours ago

Transisi Hingga Tumpulnya Lini Depan Jadi Evaluasi

Tim Persipura Jayapura memulai kompetisi Championship 2026/2027 dengan kurang baik. Tim berjuluk Mutiara Hitam itu…

9 hours ago

Materi KUA-PPAS Telah Diserahkan ke DPRP

Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan saat ini sistem yang digunakan…

9 hours ago

Alex Belum Fit dan David Masih Menyesuaikan

Pada laga yang berakhir dengan skor kacamata itu, Persipura hanya memainkan satu pemain asing mereka,…

10 hours ago

Bawa 1,7 Kg Ganja, Dua Tersangka Terancam 20 Tahun Penjara

   Kapolresta Jayapura Kota KBP Fredrickus W. A. Maclarimboen melalui Kasat Narkoba Polresta Jayapura Kota…

10 hours ago

Bima Ragil Bidik Kebangkitan di Laga Berikutnya

Menurut Bima, kehadiran suporter memiliki peran penting untuk menambah semangat pemain ketika pertandingan berlangsung. Dukungan…

11 hours ago