Categories: SENTANI

AK dan Keluarga Diusir dari Kampung Ifar Besar

SENTANI-Buntut kasus penyerangan dan pengerusakaan yang dilakukan oleh keluarga AK terhadap salah satu tokoh masyarakat adat di Kampung Ifar Besar berbuntut panjang.

Melalui musyawarah dewan adat Kampung Ifar Besar telah disepakati bahwa keluarga pelaku AK yang selama ini berdomisili di Wilayah Kampung Ifar Besar diharuskan meninggalkan tempat tinggalnya di kampung tersebut.

Hal ini disampaikan oleh tokoh adat Kampung Ifar besar, Hengky Yokhu yang juga sebagai korban dari peristiwa kasus penyerangan dan pengerusakan terhadap fasilitas miliknya beberapa waktu lalu.

Diketahui, pelaku merupakan salah satu pejabat pemerintah di Kampung Hobong, Distrik Ebungfauw. Keluarga AK ini sebelumnya sempat ditahan di Polres Jayapura, namun saat ini sudah  ada penangguhan penahanan dari pihak keluarga, tapi yang bersangkutan tetap dikenakan wajib lapor.

Dia mengatakan, terkait dengan peristiwa penyerangan dan pengerusakan itu, pengurus adat di tingkat kampung sudah menggelar rapat di para-para adat Kampung Ifar Besar pada April lalu. Sejumlah keputusan telah ditetapkan  oleh pihak adat Kampung Ifar besar, melalui surat keputusan Dewan Adat  Ifar Besar No 1/DAIB)/IV/2022,  tentang sanksi tindak pidana pengerusakan aset pribadi dan ancaman kekerasan terhadap warga Kampung Ifar Besar oleh keluarga AK. Dimana salah satu poinya  meminta dengan tegas kepada keluarga AK meninggalkan tempat tinggalnya yang berdiri di atas tanah ulayat masyarakat adat Kampung Ifar Besar.

“Berdasarkan keputusan Dewan Adat Ifar Besar, sudah ditetapkan meminta AK dan keluarganya meninggalkan tempat tinggal mereka di Ifar Besar. Apabila keputusan dewan adat ini tidak dilaksanakan, maka dewan adat akan melakukan pengusiran secara paksa,”tegasnya.(roy/ary)

newsportal

Recent Posts

Temuan Pemborosan Anggaran Jadi Perhatian DPRP di APBD Perubahan

   Ketua DPR Papua, Denny Henrry Bonai, mengatakan pembahasan tindak lanjut akan dilakukan oleh masing-masing…

14 hours ago

DPR Kota Jayapura Tetapkan 12 Raperda Dibahas Tahun Ini

  Regulasi ini mencakup empat (4) Raperda kategori APBD dan Delapan (8) Raperda Non-APBD guna…

15 hours ago

Mantan Bendahara Bunda PAUD Papsel Divonis 4 Tahun Penjara

Putusan Majelis Hakim Tipikor Jayapura tersebut  lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum sebelumnya yang…

16 hours ago

Pergaulan Bebas dan Faktor Ekonomi Jadi Penyebab 1000 Lebih Anak Berhenti Sekolah

  Sejumlah mama Papua datang dari berbagai Distrik di Kota Jayapura mengenakan sandal jepit, menggandeng…

17 hours ago

Stok Obat Menipis, Pelayanan Puskesmas Mopah Baru Terancam Terganggu

Kepala Puskesmas (Kapus) Mopah Baru Severina SH. Wiratwanti menyampaikan, stok obat, terutama jenis obat yang…

18 hours ago

Kemarau Panjang di Papua Pegunungan, Sejumlah Sumur Bor Milik Warga Mulai Mengering

Forecaster BMKG Wamena Ahmad Armanda menyatakan musim kemarau di wilayah Papua Pegunungan ini dimulai dari…

19 hours ago