Categories: SENTANI

Dinkes Kabupaten Jayapura, Ikut  Program Jayapura Sehat

SENTANI – Tahun 2025  Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura, tengah melaksanakan program pencanangan Jayapura Sehat (kabupaten/kota sehat).

Sekertaris Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura, Edward Sihotang menjelaskan, program ini bertujuan untuk meraih penghargaan Swasti Saba, di Papua baru Kota Jayapura yang melaksanakan program tersebut.

“Sedangkan kita di Kabupaten Jayapura, baru melaksanakan program ini, dengan dilakukannya sosialisasi ke kampung-kampung maupun distrik -distrik terlebih dahulu, untuk membentuk Forum Pokja Independen Masyarakat,” katanya kepada Cenderawasih Pos, Jumat (7/3) kemarin.

Diakuinya,  program Jayapura Sehat ini, sedang dalam tahap sosialisasi, dari distrik -distrik hingga ke kampung-kampung.

Hal ini juga upaya yang dilakukan dalam rangka memperluas akses, yang namanya Pokja Jayapura Sehat tingkat distrik.

“Ini sudah kita lakukan, mulai dari Sentani Barat, Nimbokrang Genyem, salah satu upaya untuk mencapai program Jayapura Sehat,” terangnya.

  Dalam pelaksanaan Jayapura Sehat atau Kabupaten/Kota Sehat, sebenarnya program ini sudah cukup lama dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan,  dari tahun 2005 oleh Peraturan Menteri Kesehatan untuk memastikan kota/kabupaten sehat memiliki standar-standar yang bisa dimiliki seluruh daerah.

“Kabupaten Jayapura ditahun ini baru melaksanakan program tersebut, Program ini dinilai setiap dua tahun sekali untuk mendapat penghargaan Swasti Saba,” jelasnya.

Menurutnya, Langkah -langkah yang harus  dilakukan, yakni memastikan  kabupaten Jayapura sudah diatas 80 persen, kampung yang sudah tidak  BAB sembarangan.

  Kemudian memiliki Tim Pembina  Kabupaten Jayapura Sehat, selanjutnya memiliki Forum independen masyarakat.

  “Jika syarat ini sudah terpenuhi, maka akan masuk dalam tahap penilaian yang akan dilakukan oleh Kementerian Kesehatan, ke Kabupaten Jayapura termasuk distrik -distrik,” terangnya.

Salah satu yang jadi penilaian adalah terbentuknya forum atau Pokja disetiap distrik di Kabupaten Jayapura Sehat.

  Saat ini pihaknya sedang menyiapkan apa saja yang diperkenalkan untuk penilaian, proses ini akan berlangsung hingga bulan Mei 2025. (ana)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Laga Pamungkas

Nah sebagai tim tanpa beban ini justru kadang menjadi ancaman bagi kubu tuan rumah karena…

23 hours ago

Longsor Susulan di Tembagapura, Dua Honai Hanyut

Cuaca ekstrem yang melanda dataran tinggi Kabupaten Mimika, Papua Tengah, memicu bencana tanah longsor susulan…

1 day ago

Dekai Menghangat, Dua Warga Jadi Sasaran Tembak

Wakil Kepala Satuan Tugas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, AKBP Andria, menjelaskan dalam peristiwa tersebut, dua…

2 days ago

Depapre Jadi Basis Perikanan Papua

Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, mengatakan Depapre akan dijadikan pusat pengembangan sektor perikanan di Provinsi…

2 days ago

Pusara Demo Bukan di Papua Harusnya Aksi Menyesuaikan Lokasi

"Karena dulu Papua belum dimekarkan menjadi enam provinsi sehingga demo-demo masih terpusat di Kota Jayapura.…

2 days ago

Cuaca Ekstrem Membayangi Sejumlah Wilayah di Papua

Secara umum kata Finnyalia pola curah hujan di Provinsi Papua dipengaruhi oleh Angin Monsun, sehingga…

2 days ago