

Garis polisi yang dipasang mengelilingi lokasi penemuan benda diduga bom sisa perang dunia II, Sabtu (6/6). (foto:Humas for Cepos)
SENTANI – Personel Identifikasi Satreskrim Polres Jayapura bersama piket Samapta bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait penemuan benda yang diduga amunisi jenis bom sisa Perang Dunia II di kawasan Kompleks Warung, depan Perumahan Doyo Grand, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura, Sabtu (6/6).
Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P Helan, melalui Kasat Reskrim AKP Axel Panggabean, menjelaskan menindaklanjuti laporan tersebut, petugas Identifikasi Polres Jayapura yang dipimpin Ps. Kaur Ident Satreskrim segera mendatangi lokasi guna melakukan pengamanan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Setibanya di lokasi, petugas langsung memasang garis polisi (police line) untuk mengamankan area dan mencegah masyarakat mendekati benda berbahaya tersebut.
“Berdasarkan keterangan saksi, benda yang diduga amunisi jenis bom tersebut pertama kali ditemukan sekitar satu minggu lalu di sekitar aliran kali yang berada di kawasan Doyo Baru,” katanya dalam rilis, Sabtu (6/6).
Diduga benda tersebut terbawa arus banjir yang sebelumnya melanda wilayah tersebut. Selain amunisi yang menyerupai bom, saksi juga menemukan dua proyektil yang menyerupai peluru. Karena khawatir ditemukan dan dimainkan oleh anak-anak yang sering beraktivitas di sekitar lokasi, saksi kemudian memindahkan benda tersebut sejauh kurang lebih 15 meter dari lokasi awal penemuan dan meletakkannya di depan rumahnya untuk diamankan sementara.
Page: 1 2
Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W.A. Maclarimboen mengatakan, kedua korban yang ditemukan dalam…
Imbauan tersebut disampaikan menyusul informasi rencana aksi pelajar pada 15 September yang disebut berkaitan…
Program strategis yang didanai melalui skema Otonomi Khusus (Otsus) ini dihadirkan untuk menjamin pemerataan…
Ia menyebut, ketika terjadi kebakaran di wilayah Jayapura Utara, mobil pemadam membutuhkan waktu sekitar…
Menurut Abisai, lingkungan pendidikan harus menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi siswa untuk…
Pernyataan ini dikeluarkan menanggapi aksi demonstrasi yang berlangsung pada, 7 September 2026 yang dipimpin…