

Nampak salah satu Alfamidi, di Kabupaten Jayapura, yang tengah melakukan promo didepan tokonya, Senin (7/4) kemarin. (foto:Yohana/Cepos)
SENTANI – Bupati Jayapura Yunus Wonda akan menyurati Alfamart dan Alfamidi di Kabupaten Jayapura agar tidak lagi menambah cabang baru.
Hal ini guna mencegah terjadinya monopoli pasar dagang, yang akhirnya akan melumpuhkan usaha kios-kios kecil dari masyarakat, maupun pelaku UKM dan UMKM di Kabupaten Jayapura.
Bupati Wonda menjelaskan bahwa dirinya sudah meminta kepada Sekda Kabupaten Jayapura agar mengeluarkan surat kepada Alfamart, Alfamidi dan semua jenisnya untuk tidak boleh menambah cabang di Kabupaten Jayapura.
“Yang sudah ada boleh berjalan, tetapi tidak boleh ada lagi penambahan. Karena kehadiran mereka dapat menghambat dan mematikan perkembangan UKM-UKM yang ada, kios-kios kecil yang ada juga ikut mati,” katanya kepada Cenderawasih Pos, Minggu (6/4) lalu.
Diakuinya, dalam usaha perdagangan, dibutuhkan semua kegiatan perdagangan baik itu kios kecil, warung, UKM dan UMKM untuk hidup, tidak boleh satu saja yang menguasai pasar.
Page: 1 2
Aktivitas kantor di Sekretariat DPR Papua, Jumat (25/9) mendadak tegang. Ini lantaran sejumlah penyidik kejaksaan…
Kedatangan para tokoh adat dipimpin Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Waropen di Tanah Tabi, Karlos…
Alih-alih masuk ke blok hunian utama, tim Ombudsman justru menemukan deretan bangunan yang menarik perhatian.…
Presiden Prabowo Subianto memutuskan membentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) untuk memperkuat pencegahan…
Juru Bicara BGN Tysa Novenny mengatakan keterlibatan sekolah menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengawasan…
Banyak sekali kebun yang dibuat oleh warga. Lokasi yang harusnya ditumbuhi pepohonan besar tiba-tiba berubah…