Categories: SENTANI

Diisukan Sejumlah Guru SMPN1 Sentani akan Dimutasi

Disinyalir Terkait Penghadangan ke Presiden untuk Sampaikan Aspirasi

SENTANI- Sejumlah guru di SMP Negeri 1 Sentani terancam dimutasi atau dipindahkan dari sekolah tersebut.  Diduga isu dipindahkannya sejumlah guru SMP Negeri 1 Sentani itu erat kaitanya dengan peristiwa penghadangan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo saat berkunjung ke Kabupaten Jayapura beberapa waktu lalu. 

Di mana pada kesempatan itu sejumlah siswa dan juga guru,  termasuk sejumlah orang tua siswa  berupaya menghadang presiden untuk menyampaikan aspirasi mereka,  terkait dengan kondisi sekolah SMP Negeri 1 Sentani yang saat itu disegel oleh pemilik ulayat.

Terkait persoalan ini Bupati Jayapura Mathius Awoitauw, SE, M. Si saat di konfirmasi media ini, Selasa (6/9)  dengan tegas mengatakan tidak  mengetahui secara pasti informasi tersebut.  Namun dia mengakui ada sejumlah informasi yang sampai ke telinganya bahwa ada surat dari pemerintah Kabupaten Jayapura melalui Dinas Pendidikan terkait dengan surat pemberitahuan mutasi terhadap sejumlah guru di SMP Negeri 1 Sentani .

“Saya dengar informasi seperti itu tetapi saya belum lihat dan belum tahu suratnya seperti apa. Nanti tolong croscek ke Kepala Dinas pendidikan.  Saya tegaskan, Bupati tidak keluarkan surat rekomendasi pindah untuk sejumlah guru. Saya hanya minta kepada dinas untuk menjelaskan ke publik mengenai bagaimana kegiatan belajar mengajar di SMP Negeri 1 Sentani,  itu saja,” ujar Bupati Awoitauw.

Sementara itu media ini sudah berupaya untuk mengkonfirmasi informasi tersebut ke Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura,  Ted Y Mokay melalui pesan Whatsapp, namun sampai berita ini tulis belum ada tanggapan dari mantan Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Jayapura itu.

Sebelumnya,  di hari Senin (5/9) lalu,  isu ini sudah ditanyakan langsung oleh sejumlah wartawan  kepada Kepala SMP Negeri 1 Sentani,  Yokbet Wally, namun kepala sekolah mengaku belum menerima informasi secara resmi terkait  informasi kepindahan  sejumlah guru di SMP Negeri 1 Sentani itu.  Karena itu dia menyampaikan belum bisa memberikan komentar mengenai hal itu.

Namun dirinya berharap tidak ada pemutasian terhadap guru SMP Negeri 1 Sentani terkait dengan upaya penghadangan terhadap presiden pada saat kunjungan kerja ke Kabupaten Jayapura beberapa waktu yang lalu.

“Harapan saya tidak ada yang dimutasi, tetap kami di sini,  tetapi kalaupun  seandainya ada,  itu kan kami ASN bersedia bekerja di mana saja.  Tetapi jangan pemutasian itu terjadi karena masalah ini  . Tetapi pemutasian itu dapat dilakukan karena semata-mata sebagai seorang ASN taat dan bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Republik Indonesia,”pungkasnya.(roy/ary)

newsportal

Recent Posts

Arthur Viera: Persipura Bukan Sekadar Klub

Setelah melewati satu musim penuh kompetisi, Arthur akhirnya merasakan langsung bagaimana atmosfer sepak bola di…

3 hours ago

Komnas HAM: Itu Kejahatan Serius!

Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menilai peristiwa tersebut sebagai dugaan pelanggaran hak asasi manusia…

4 hours ago

Dari 5 Kasus, Amankan 9 Tersangka dengan Barang Bukti 2,5 Kg Ganja

Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) X Jayapura berhasil mengungkap lima kasus tindak pidana narkotika jenis…

6 hours ago

Rumah Tenaga Medis hingga Jalan Jadi Aspirasi Warga Mamberamo Raya

Kepala Kampung Warembori, Steven Samber, meminta Pemerintah Provinsi Papua melanjutkan pembangunan Koperasi Nelayan Merah Putih…

7 hours ago

Harga Bapok di Pasar Melejit, Pedagang Mengeluh Sepi Pembeli

Harga tomat yang biasanya berada di kisaran normal kini menembus Rp 45.000 - 60.000 per…

8 hours ago

Memiliki Kesamaan Budaya Sepak Bola, Bek Persipura Sebut Papua Mirip Brasil

Selain itu, bermain sepak bola juga lazim dilakukan di berbagai lokasi terbuka, situasi yang menurutnya…

9 hours ago