

Halal bihalal Ke-38 yang dilaksanakan KKP Papua di Kota Jayapura, sekaligus menobatkan warga kehormatan Pati untuk Kapolda Papua Irjen Pol. Mathius D. Fakhiri dan Ketua DPRP Papua Jhony Banua Rouw, di Gedung Papua Youth Creative Hub, Kota Jayapura, Minggu (5/5).(foto: Priyadi/Cepos)
SENTANI -Kapolda Papua Irjen. Pol. Mathius D. Fakhiri dan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Papua Jhony Banua Rouw, mendapatkan keistimewaan dari warga pati yang tergabung dalam paguyuban Kerukunan Keluarga (Pati KKP) yang ada di Tanah Papua.
Keduanya, dinotbakan sebagai Warga Kehormatan Kerukunan Keluarga Pati (KKP) Papua, bertepatan dengan kegiatan halal bihalal Ke-38 yang diselenggarakan Kerukunan Keluarga Pati (KKP) Provinsi Papua di Kota Jayapura berlangsung di Gedung Papua Youth Creative Hub, Kota Jayapura, Minggu (5/5)kemarin.
“Sesungguhnya kami juga bagian keluarga besar Pati, karena adik ipar saya juga orang pati,”ungkap Kapolda yang mengaku bangga jadi warga Pati.
Kapolda berharap warga Pati di tanah perantau ini bisa bersama-sama ikut menjaga kekompakan dan memupuk tali persaudaraan dengan baik di Papua. “Warga Pati di Papua bisa terus dapat barokah dan memberi kontribusi di Tanah Papua,”pesannya.
Hal senada juga dikatakan Ketua DPRP Papua Jhony Banua Rouw, yang mengaku, dinobatkannya sebagai warga kehormatan Pati menjadi satu kebanggan, apalagi dikasih blangkon dan ia mengaku istrinya juga asal dari suku Jawa, yakni orang Solo.
“Semoga kita sama sama melanjutkan kerukunan dan persaudaraan ini dalam menjaga Tanah Papua, saya sangat senang dan berterima kasih kepada warga pati yang ada di Papua khususnya di Kota Jayapura. Karena dinotbakan menjadi warga kehormatan tentu tidak mudah,”ujarnya.
Ketua KKP Provinsi Papua.H. Marsudi mengatakan, warga Pati di perantauan Tanah Papua wajib hukumnya menjaga Kamtibmas dan mendukung pembangunan serta perekonomian di Tanah Papua, apapun bidang dan profesi kerjanya. (dil/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Akademi Teknologi Laboratorium Medik Papua menyoroti tingginya ancaman tiga penyakit berbahaya di Papua, yakni malaria,…
Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara, S.IK saat memimpin pendataan kerugian material…
Selain menetapkan tersangka, aparat kepolisian juga masih merangkum sejumlah laporan polisi yang masuk pasca insiden…
Peristiwa ini langsung memicu sorotan tajam lantaran terjadi di lingkungan tempat ibadah, sebuah ruang aman…
Bupati Intan Jaya, Aner Maisini, menegaskan gereja dan masyarakat sipil tidak boleh menjadi sasaran dalam…
Namun bagi jemaat GKI Pengharapan, persoalan itu jauh lebih dalam daripada sekadar soal tanah dan…