Categories: SENTANI

Pemindahan Kas Pemkab Jayapura dari Bank Papua ke BRI Dipertanyakan

SENTANI– Ketua Fraksi Bhineka Tunggal Ika (DPRD) Kabupaten Jayapura Sihar L.Tobing mengungkapkan,  dana hibah untuk Pemilu serentak 2024 yang diberikan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jayapura oleh Pemkab Jayapura tahun 2023 baru Rp 5 miliar,  dengan alasan keterbatasan dana.

Padahal seharusnya di tahun 2023 dana hibah diberikan sekitar Rp 21 miliar dari total dana hibah  Rp 56 miliar. Terkait hal ini Pj Bupati Jayapura dianggap tidak mengikuti surat edaran Mendagri dalam pemberian dana hibah ke KPU dalam Pemilu 2024.

Namun kata Sihar, anehnya justru di satu sisi Pj Bupati telah mendepositokan uang kas daerah sebesar kurang lebih Rp 23 miliar dari Bank Papua ke Bank BRI Cabang Pembantu Waena, dengan alasan untuk mendapatkan bunga  bank yang lebih besar.

Untuk itu, Sihar mempertanyakan kenapa justru penyelenggaraan pesta demokrasi Pemilu 2024 yang menjadi tugas pokok dari Pj bupati Kabupaten Jayapura tidak bisa dijalankan secara optimal. Sehingga ini menjadi pertanyaan.

‘’Pemindahan kas dari Bank Papua ke Bank BRI ini dikarenakan untuk dilakukan Investasi jangka pendek dan ini bisa dilakukan dan tidak hanya di Bank BRI saja, tapi bisa dilakukan di Bank Papua. Kita lakukan investasi jangka pendek itu ada dalam regulasi dan dalam rangka mendukung PAD. Seperti kita tahu PAD kita saat ini turun tidak capai target, sehingga kita lakukan peningkatan PAD dengan cara investasi jangka pendek,”ungkapnya, Senin (4/11) kemarin.

Ditambahkan, terkait kenapa dana hibah ke KPU Kabupaten Jayapura diberikan baru Rp 5 miliar yang seharusnya 40 persen dari dana hibah Rp 56 miliar karena selain keterbatasan anggaran hal ini juga dikarenakan  dalam APBD 2023 tidak ada dana yang dimasukan untuk hibah ke KPU.  Mau didorong ke APBD Perubahan TA 2023, dana Pemkab Jayapura sedikit,  apalagi terjadi kebakaran dan pembayaran gaji pegawai sehingga APBD TA 2023 tidak maksimal untuk pembiayaan dana hibah ke KPU Kabupaten Jayapura.(dil/ary)

Juna Cepos

Recent Posts

Kendalikan Inflasi, Gubernur Instruksikan Enam Langkah

Enam langkah itu meliputi pelaksanaan operasi pasar murah secara berkala untuk menjaga keterjangkauan harga, inspeksi…

23 hours ago

Wali Kota Terima Aspirasi 314 K2 Asli Port Numbay

Pertemuan berlangsung penuh harapan dan suasana emosional, karena para tenaga K2 asli Port Numbay merasa…

24 hours ago

Komnas HAM Tolak Draft RUU HAM

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyatakan penolakan tegas terhadap draft Rancangan Undang-Undang Hak…

1 day ago

Warga Tak Perlu Lagi Bolak-Balik ke Pengadilan Untuk Sidang Adminitrasi Kependudukan

Terobosan baru yang dihadirkan Pemerintah Kota Jayapura melalui Disdukcapil bekerja sama dengan Pengadilan Negeri (PN)…

1 day ago

Bentuk Staf Khusus Adat, Wali Kota Libatkan Para Ondoafi

Menurut Abisai Rollo, keberadaan para Ondoafi memiliki posisi yang sangat penting karena mereka merupakan pemilik…

1 day ago

OAP Harus Jadi Pusat Utama Pembangunan

Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak cukup hanya dilihat dari besarnya proyek nasional maupun investasi yang masuk,…

1 day ago