Categories: SENTANI

Sudah Masuk ke Kampung, BNN Ajak Masyarakat Cegah Bersama Secara Optimal

SENTANI -Di Kabupaten Jayapura penilaian indeks dalam melawan narkoba masih cukup tanggap, padahal ada Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Jayapura. Untuk itu diharapkan BNN Papua, nilai indeks melawan narkoba di Kabupaten Jayapura bisa ditingkatkan menjadi tanggap atau sangat tanggap,  mengingat kasus penyalahgunaan Narkoba di Kabupaten Jayapura kini sudah sampai di kampung- kampung.

Menyikapi hal tersebut, Kepala BNNK Jayapura Arianto mengaku, usaha yang dilakukan BNNK Jayapura dalam perang melawan narkoba sudah dilakukan secara optimal. Pihaknya selalu memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat hingga tingkat kampung.

  Diharapkan setelah diberikan sosialisasi maupun edukasi,  materi yang disampaikan oleh pemateri dari BNNK Jayapura maupun Pemkab Jayapura dan pihak kepolisian setempat, tidak putus namun bisa diteruskan di semua masyarakat.

“Upaya kami dalam melawan Narkoba di Kabupaten Jayapura sudah kami lakukan secara optimal. Kami sering melakukan sosialisasi di sekolah- sekolah, di kampung- kampung dan lainnya. Kami harap dalam perang melawan Narkoba di Kabupaten Jayapura tidak hanya tugas BNNK Jayapura saja,  namun semua pihak termasuk seluruh komponen masyarakat,”ungkapnya, Kamis (4/7) kemarin.

Dijelaskan, kegiatan edukasi dan sosialisasi yang dilakukan BNNK Jayapura berupa pencegahan, pemberdayaan, rehabilitasi maupun pemberantasan. Semua melibatkan kolaborasi dengan masyarakat, yang didalamnya ada kegiatan ketahanan remaja.

Misalnya seperti di sekolah-sekolah melatih bagaimana remaja-remaja tangguh harus memiliki ketahanan dan keberanian diri untuk menolak narkotika. Sementara di lingkup keluarga yang terdiri dari ayah, ibu dan anak-anak mendapatkan pelatihan ketahanan keluarga.

Arianto mengharapkan sinergi dalam perang melawan narkoba dilakukan secara nyata di lapangan, dengan dukungan dari  Pemkab Jayapura dan stakeholder, supaya masalah narkoba hingga di kampung kampung bisa dicegah secara optimal.

Saat ini sudah ada dua kampung yang menjadi percontohan dalam mengedukasi masyarakat kampung melawan narkoba melalui Kampung Bersinar yakni Kampung Dabonsolo dan Kampung Dosay, yang diharapkan keberadaan Kampung Bersinar ini bisa jadi benteng terdepan pencegahan Narkoba.

Arianto menambahkan, BNNK Jayapura terus mengupayakan Kampung Bersinar dapat menyasar ke seluruh kampung. Untuk itu, ia meminta dukungan sekolah, keluarga, organisasi masyarakat dan media dalam hal sosialisasi pencegahan narkoba.“Kami mengajak semua masyarakat bergerak dan bersama melawan narkoba,” tandasnya.(dil/ary)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Hanya Tersisa Dua Guru, SD Kampung Wumuka Terancam Gagal Ujian

Jalannya Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di sekolah dasar (SD) di Kampung Wumuka, Distrik Mimika Barat…

8 minutes ago

Ke Depan, Pengelolaan Dana Otsus Diserahkan ke Masyarakat!

Majelis Rakyat Papua (MRP) Provinsi Papua Tengah turun gunung ke Kabupaten Mimika untuk menjaring aspirasi…

1 hour ago

Tolikara Bergerak Untuk Iman, Pemkab Tolikara All Out Sukseskan Rapat BPL GIDI di Kanggime

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) bersama seksi infrastruktur melakukan peninjauan pembangunan akses jalan,…

2 hours ago

Gubernur Ajak Warga Kampung Kaniskobat Dukung Program Pembangunan

Selain itu, Apolo juga mengajak masyarakat untuk ikut mengambil bagian dan turut serta dalam pembangunan…

3 hours ago

FLS3N dan O2SN Ajang Melatih Anak Bangun Sportifitas dan Kerja Keras

‘’Sebuah prestasi tidak dihasilkan secara instan tapi lewat kerja keras, berjenjang dan penuh disiplin. FLS3N…

4 hours ago

Senggolan Waktu Joget, Prajurit TNI AD Tewas Ditembak

Kejadian berlangsung di Cafe, Resto, Bar and Live Music Panhead, Palembang, sekitar pukul 02.40 WIB.…

5 hours ago