

Peserta pelatihan tata rias pengantin bagi OAP di Kabupaten Jayapura saat mengikuti pelatihan yang dibuka Sekda Kabupaten Jayapura Hana S. Hikoyabi didampingi Kadisnakertrans Kabupaten Jayapura Esau Awoitouw di Hotel Suni Sentani, Kamis (4/7)kemarin. (foto:Priyadi/Cepos)
SENTANI– Salah satu program kegiatan tahun anggaran 2024 yang dilaksanakan Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Jayapura adalah memberikan pelatihan tata rias pengantin bagi Orang Asli Papua (OAP) di Kabupaten Jayapura, yang telah dilaksanakan dibuka oleh Sekda Kabupaten Jayapura Hana S.Hikoyabi, di Hotel Suni Sentani, Kamis (4/7) kemarin.
Sekda Kabupaten Jayapura Hana S. Hikoyabi mengaku senang dan bangga, karena pelatihan ini kali pertama dilakukan Pemkab Jayapura melalui Disnakertrans Kabupaten Jayapura.
Apalagi ini memberikan keahlian lebih khusus bagi OAP di Kabupaten Jayapura. Tentu mereka akan bisa mandiri dan membuka peluang usaha sendiri. Keahlian merias wajah pengantin ini tidak mudah, jadi Sekda berpesan kepada seluruh peserta pelatihan benar- benar serius dan memanfaatkan kesempatan yang ada.
“OAP Kabupaten Jayapura harus mampu bersaing dan mampu membuka usaha sendiri. Salah satunya tata rias pengantin apakah ini make up wajah, menata rambut dan lainnya. Ini peluang kerja yang bagus, manfaatkan kesempatan ini dengan baik, usai ikuti pelatihan harus berani mempraktekkan,”pesannya.
Di tempat yang sama, Kepala Disnakertrans Kabupaten Jayapura Esau Awoitouw mengatakan, pelatihan tata rias pengantin bagi OAP di Kabupaten Jayapura diikuti 20 peserta dan berlangsung selama 5 hari. Peserta terdiri dari 4 distrik yang penting OAP di Kabupaten Jayapura.
Page: 1 2
Aktivitas kantor di Sekretariat DPR Papua, Jumat (25/9) mendadak tegang. Ini lantaran sejumlah penyidik kejaksaan…
Kedatangan para tokoh adat dipimpin Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Waropen di Tanah Tabi, Karlos…
Alih-alih masuk ke blok hunian utama, tim Ombudsman justru menemukan deretan bangunan yang menarik perhatian.…
Presiden Prabowo Subianto memutuskan membentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) untuk memperkuat pencegahan…
Juru Bicara BGN Tysa Novenny mengatakan keterlibatan sekolah menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengawasan…
Banyak sekali kebun yang dibuat oleh warga. Lokasi yang harusnya ditumbuhi pepohonan besar tiba-tiba berubah…